Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Juli 2012

Independent Learner

Kemarin ketika menonton acara MetroTV yang mengangkat tema tentang orang-orang muda di Indonesia yang sukses dengan jalur bisnis yang tidak biasa. Saya sangat tertarik dengan acara ini sehingga saya terus mengikutinya hingga selesai. Pada akhirnya seorang Psikolog yang turut serta duduk bersama si pembawa acara mencoba untuk menelisik persamaan di antara ketiga orang muda yang sukses tersebut.

Tebak apa salah satu persamaan mereka?

Independent.

Rupanya selain kepercayaan diri, self-efficacy, self-love, kerja keras, attitude, ada juga faktor lain yang baru saya temukan untuk tambahan syarat menjadi orang sukses. Langsung saya berpikir keras, seperti apa sih kepribadian yang independen itu?

Untuk mewujudkan pribadi yang independent ada 7 bentuk pembelajaran yang bisa dilakukan yaitu (K.P. Mohanan) :
1.       Supplementary Learning : kemampuan untuk belajar diluar yang diberikan dosen dan yang ada dalam silabus.
2.       School-Independent Learning : kemampuan belajar dari sumber-2 belajar yang ada secara independent.
3.       Learning to Integrate Knowledge : kemampuan untuk meng-integrasikan pengetahuan yang diperoleh dari bermacam-macam sumber.
4.        Learning to Extend Knowledge : kemampuan untuk menambah, mengkoreksi atau mentransformasi pengetahuan yang diperoleh dari bermacam-macam sumber.
5.       Learning to Create  Knowledge : kemampuan untuk menghasilakan pengetahuan baru yang diperoleh dari pengalaman pribadi dan mengkonstruksi pengetahuan yang belum ada.
6.       Learning to be Critical : kemampuan untuk menerima masukan dari pihak lain.
7.       Learning to be Self-Critical : kemampuan untuk mengkritisi sendiri pengetahuan yang sudah dimiliki dan bersedia memodifikasi atau menolak pengetahuan yang sebelumnya sudah dimiliki.


source : http://bpm.upnjatim.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=70:fasilitator-pbm&catid=1:latest-new
s

Independent Learner

Kemarin ketika menonton acara MetroTV yang mengangkat tema tentang orang-orang muda di Indonesia yang sukses dengan jalur bisnis yang tidak biasa. Saya sangat tertarik dengan acara ini sehingga saya terus mengikutinya hingga selesai. Pada akhirnya seorang Psikolog yang turut serta duduk bersama si pembawa acara mencoba untuk menelisik persamaan di antara ketiga orang muda yang sukses tersebut.

Tebak apa salah satu persamaan mereka?

Independent.

Rupanya selain kepercayaan diri, self-efficacy, self-love, kerja keras, attitude, ada juga faktor lain yang baru saya temukan untuk tambahan syarat menjadi orang sukses. Langsung saya berpikir keras, seperti apa sih kepribadian yang independen itu?

Untuk mewujudkan pribadi yang independent ada 7 bentuk pembelajaran yang bisa dilakukan yaitu (K.P. Mohanan) :
1.       Supplementary Learning : kemampuan untuk belajar diluar yang diberikan dosen dan yang ada dalam silabus.
2.       School-Independent Learning : kemampuan belajar dari sumber-2 belajar yang ada secara independent.
3.       Learning to Integrate Knowledge : kemampuan untuk meng-integrasikan pengetahuan yang diperoleh dari bermacam-macam sumber.
4.        Learning to Extend Knowledge : kemampuan untuk menambah, mengkoreksi atau mentransformasi pengetahuan yang diperoleh dari bermacam-macam sumber.
5.       Learning to Create  Knowledge : kemampuan untuk menghasilakan pengetahuan baru yang diperoleh dari pengalaman pribadi dan mengkonstruksi pengetahuan yang belum ada.
6.       Learning to be Critical : kemampuan untuk menerima masukan dari pihak lain.
7.       Learning to be Self-Critical : kemampuan untuk mengkritisi sendiri pengetahuan yang sudah dimiliki dan bersedia memodifikasi atau menolak pengetahuan yang sebelumnya sudah dimiliki.


source : http://bpm.upnjatim.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=70:fasilitator-pbm&catid=1:latest-new
s

Kamis, 05 Juli 2012

Respon to responses : Beringin Mawar

Saja putuskan untuk menuliskan tanggapan dari respon orang-orang terhadap cerita Beringin Mawar di sini.

Cukup puas rasanya mengetahui beragam interpretasi orang mengenai cerpen saya ini. Ada yang sadar kalau ini alegori, ada yang terkesan, ada yang biasa-biasa aja, yang paling kocak adalah timbulnya gerakan Bebas Disamber Geledek. ROFL. Tapi perlu ditekankan bahwa tidak ada komentar yang salah, karena setiap orang benar atas cara pikir dan pengalamannya masing-masing. 

Saya ga mau mengganggu komentar yang diberikan dengan cara meralat atau mengkonfirmasi beberapa orang yang mengintepretasikan alegori itu, baik salah ataupun tepat di lapak Kasfan. Karena menyenangkan juga melihat beragam kesan orang terhadap cerita itu. Mau terima atau nggak, saya suka sekali membaca respon-respon orang terhadapnya, terutama karena saya jadi tahu sendiri cara berpikir seseorang dan cara seseorang memandang sesuatu. Apa subjektivitas para penulis itu. Menarik, bukan?

Dalam kasus inilah, "Kebenaran itu relatif" berlaku.

Pesan Sesungguhnya 
Cerita ini sesungguhnya adalah cerita tentang sabdha. Saya hendak menunjukkan betapa ampuhnya kata-kata itu yang seringkali disebut dengan "sugesti". Benih unggulan itu aslinya adalah benih mawar, yang kemudian Bebas mengatakan bahwa ia ingin beringin, maka dia jadi beringin. Tapi setelah tumbuh, Bebas mensabdhakan dia untuk menjadi mawar yang cantik. Maka benih ini terlihat bingung, "sebenernya saya ini ditakdirkan menjadi beringin atau mawar sih?" 

Setelah dia dibuang, dia dirawat oleh Kakek dan dibebaskan mau menjadi apa. Akhirnya ia tumbuh sebagai dua identitas, satu identitas aslinya dan yang kedua, identitas yang diinginkan bebas untuknya dahulu. Terakhir, Bebas berusaha membunuh Beringin Mawar, namun seperti kata Nietzsche; "Apa yang tidak membunuhmu, membuatmu semakin kuat". Beringin Mawar terus bertambah kuat hingga akhirnya ia mati karena sabdha dari Bebas terhadapnya.

Terakhir, harapan Kakek terhadap Beringin Mawar bahwa benih ini mampu menghidupkan kembali tanah gersang, menjadi kenyataan karena ia mensabdhakannya seperti itu. Beringin Mawar membuahkan sebuah buah yang akhirnya mampu menurunkan hujan dan menghidupkan dunia seperti harapan Kakek. Semua adalah sabdha dan sugesti. Salah satu kekuatan terbesar di alam raya ini .... menurut saya.

Siapakah Bebas?
Bebas tidak lain adalah sebutan saya bagi manusia. 
Makanya ada yang bingung, kenapa namanya bebas, padahal kolot. Ya, karena dia representasi dari manusia, dan ini butuh penjelasan lebih biar gak dibilang kalau kesimpulan ini katanya; "bolong logika" (maksudnya : logical fallacy). Tapi hampir di setiap cerita-cerita yang kutulis, aku selalu menuliskan bahwa "manusia berasal dari pancaran cinta yang menitis ke dunia karena kebebasan.", manusia bagian dari cinta yang menitis ke dunia karena adanya kebebasan. Ini agak-agak menggunakan pengaruh dari filosofi Neo-Platonisme, jadi bila anda masih kesulitan memahaminya atau belum mengerti, coba dibaca saja Neo-Platonisme.

Bebas adalah representasi dari manusia, mereka memang adalah kebebasan, namun kebebasan yang mereka terapkan, sangat jarang dilakukan demi orang lain. Manusia selalu mengembalikan kebebasan menurut sudut pandangnya sendiri. Karena mereka bebas, maka mereka bebas berbuat apapun, jarang ada orang yang mencintai kebebasan lantas berpikiran terbuka. Tapi, ya, mereka bebas. Bukti dari kebebasan manusia adalah; dunia ini terbangun karena kritik.

Saya tidak bermaksud menciptakan karakter Bebas menjadi begitu menyebalkan atau dia ada untuk menjadi karakter yang disebelin. Justru sebenarnya Bebas adalah kritik saya untuk reaksi masyarakat terhadap perbedaan. Jujur saja deh, kalau melihat sesuatu yang aneh atau tidak wajar, reaksi orang pertama kali pasti adalah curiga. Orang gak suka dengan yang aneh-aneh dan melenceng dari aslinya. Sebut saja misalnya Michael Jackson, Lady Gaga, atau di bidang sains, seperti teori Copernicus, Galileo. Bahkan seorang dari Yunani (maaf saya lupa nama beliau), barangkali dia adalah seorang yang pertama kali sadar bahwa matahari adalah batu yang bercahaya. Dan karena itu dia dibenci dan dianggap pagan. Dan ada kejadian yang membuat saya begitu miris dan mengagungkan Sigmund Freud, adalah ketika orang-orang dengan personality disorder dianggap kerasukan setan dan dikucilkan dari masyarakatnya (bebas). Inilah potret masyarakat yang coba saya kritik melalui Bebas. Mereka memang bebas, tapi seringkali menerapkan kebebasan untuk dirinya sendiri sehingga akhirnya, mereka tidak membebaskan orang lain.

Contoh lain yang merepresentasikan Bebas adalah rasisme, fasisme, etnosentrisme, semua ini yang hendak saya kritik melalui Bebas. Manusia menerima perbedaan itu bullshit. Pada umumnya, manusia benci perbedaan, mereka mencari yang sama kemudian berkelompok. Karena mereka ingin menjadikan dunia tempat yang nyata bagi mereka, maka mereka berusaha menobatkan manusia lain yang berbeda menjadi sama dengan mereka. 

Dalam cerita, ada komentar yang sangat tepat mengenai Bebas, "I saw first, it's mine". 
Kemudian setelah benihnya tumbuh menjadi yang tidak ia harapkan, awalnya ia marah, namun perlahan ia siap menerimanya, ia kembali lagi. Namun ternyata benih itu benih plin-plan sehingga ia malah memiliki dua identitas dan menjadi abnormal. Bebas terlihat tidak terima karena pohon ini tumbuh tidak seperti yang ia inginkan, dan sesungguhnya dia sadar bahwa itu terjadi karena kesalahannya sendiri, namun alam sadarnya tidak mau mengakuinya. Ini juga merepresentasikan seseorang dalam menghadapi aib. Seringkali ia menyalahkan pihak lain karena ada sesuatu yang membuatnya malu, padahal sesungguhnya hal itu terjadi karena dirinya sendiri. Point kedua : manusia selalu ingin hal yang diluar dirinya yang berubah demi dia. 

Maka dari itu, saya setuju dengan mereka yang mengatakan keanehan kenapa Bebas tidak berubah karakternya dari awal cerita hingga dewasa?
Karena ini sisi yang ingin saya angkat dari manusia, alih-alih mencoba untuk membuka diri, mereka seringkali menunjuk pihak lain sebagai penyebab ketidak bahagiaannya. Menyalahkan faktor lain, menyalahkan lingkungannya. Pada akhirnya, Bebas tidak menjadi apa-apa, karena "Pecundang sangat kaya akan alasan, sementara Juara terlalu sibuk untuk membuat alasan."

Beringin Mawar & Kakek
Kuharap, Kakek sudah jelas mensimbolkan sosok bijaksana dan baik, seperti misalnya Tuhan, atau juga Pendeta. Kakek saya coba gambarkan penuh pengharapan dan kesabaran, walau saya sadar sepenuhnya saat menuliskan si Kakek menampar Bebas hingga tuli sebelah (yah, sabar juga ada batasnya, kan?). Namun sesungguhnya peranana Kakek disini adalah sebagai simbol pengharapan dan kepantang menyerahan. Ia tahu sebaiknya ia tidak menyerah membajak sawah, karena ia berharap bahwa kelak dunia ini akan berubah. Benih unggulan itu telah ditunggunya sejak lama namun sayang sekali Bebas lebih dahulu menemukannya. Tapi karena dia cinta kebebasan, maka dia membiarkan Bebas melakukan apa yang ia mau. 

Apakah ini sudah sedikit banyak menjawab pertanyaan klasik teman-teman atheis; "Kalau Tuhan itu ada, kenapa ada kejahatan?"

Beringin Mawar menggambarkan ketangguhan manusia secara individu, berlawanan dengan Bebas yang menggambarkan sifat manusia secara sosial. Tidak merujuk pada individu tertentu, karena setiap dari kita sesungguhnya seunik Beringin Mawar, dan tentunya bisa setangguh Beringin Mawar. Apa yang tidak membunuh kita, membuat kita semakin kuat. 

Bebas yang menanam benih di tanah bersampah dan buruk ini melambangkan bahwa seorang individu (Beringin Mawar) tidak bisa memilih dimana ia akan dilahirkan, ia harus siap dengan segala tantangan hidup yang dikondisikan terhadapnya. Maka bila seseorang pantang menyerah, ia pun bisa tumbuh di tempat tertandus sekalipun. Akar benih yang tumbuh dalam sehingga membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bertunas merepresentasikan bahwa setiap orang selalu butuh waktu untuk tumbuh. Tidak peduli berapa lama yang ia butuhkan, yang manusia butuhkan hanyalah waktu. Maka dari itu, bersabarlah dalam tumbuh. Teruslah kembangkan akarmu untuk mencari "makanan" sehingga kau bisa bertunas.

Ada benarnya untuk seseorang yang mengatakan bahwa Bebas dan Kakek seperti ayah ibu. Tapi tidak hanya berlaku bagi seorang yang diharapkan lahir sebagai perempuan namun ternyata ia laki-laki. Ini juga berlaku dengan preferensi, orientasi dan cita-cita seseorang manusia yang kadang kala ditentang oleh keluarganya sendiri (Bebas). Ada seorang yang ingin menjadi Insinyur, namun keluarganya memaksanya sebagai dokter karena lebih mudah mendapatkan uang. Ada orang yang ingin menjadi penulis, namun keluarganya tidak setuju karena penulis itu hidupnya menyedihkan. 

Cita-cita adalah sesuatu yang menunjukkan jati dirimu. Setujulah pada orang yang mengatakan bahwa "jadikan hobimu sebagai pekerjaanmu, kau akan bermain sepanjang waktu.". Bisa dibilang, kau adalah apa yang kau lakukan.

Mengapa Bebas dibebaskan?
Terakhir, menanggapi pertanyaan yang sering kali muncul sehubungan dengan Bebas yang dibiarkan begitu saja, saya bermaksud untuk menekankan bahwa dalam hidup ini yang terpenting bukanlah karma, tapi apa yang kau lakukan bagi lingkunganmu. Biarkan dunia menentangmu, kau tidak perlu menunggu nasib buruk apa yang akan diterimanya. Bahkan saya rasa itu jahat karena setara dengan dendam. Tidak usah pedulikan mereka yang menyakitimu, biar mereka berkata apa, karena pada akhirnya, saat semua telah berakhir, urusan hanya ada antara kau dan Tuhan.

Akhir kata
Demikianlah respon saya terhadap respon-respon teman-teman tentang cerpen Beringin Mawar. Terima kasih karena telah membacanya dan menikmatinya. Sekalipun pada dasarnya saya mungkin menciptakan cerpen itu dengan konsep yang mungkin rumit, namun saya tetap membebaskan orang untuk berpendapat apa tentang cerpen ini. Mau dibilang ini cerpen anak-anak, terima kasih. Mau dibilang ini terlalu berat untuk anak-anak, terima kasih. Karena setiap respon dan interpretasi orang terhadap cerpen ini turut memperkaya makna cerpen Beringin Mawar.

Pada intinya, cerpen ini sesungguhnya memang ditulis sebagai alegori dan kritik serta motivasi. Jadi harap maklum andai ditemukan banyak kejanggalan di dalamnya.

Respon to responses : Beringin Mawar

Saja putuskan untuk menuliskan tanggapan dari respon orang-orang terhadap cerita Beringin Mawar di sini.

Cukup puas rasanya mengetahui beragam interpretasi orang mengenai cerpen saya ini. Ada yang sadar kalau ini alegori, ada yang terkesan, ada yang biasa-biasa aja, yang paling kocak adalah timbulnya gerakan Bebas Disamber Geledek. ROFL. Tapi perlu ditekankan bahwa tidak ada komentar yang salah, karena setiap orang benar atas cara pikir dan pengalamannya masing-masing. 

Saya ga mau mengganggu komentar yang diberikan dengan cara meralat atau mengkonfirmasi beberapa orang yang mengintepretasikan alegori itu, baik salah ataupun tepat di lapak Kasfan. Karena menyenangkan juga melihat beragam kesan orang terhadap cerita itu. Mau terima atau nggak, saya suka sekali membaca respon-respon orang terhadapnya, terutama karena saya jadi tahu sendiri cara berpikir seseorang dan cara seseorang memandang sesuatu. Apa subjektivitas para penulis itu. Menarik, bukan?

Dalam kasus inilah, "Kebenaran itu relatif" berlaku.

Pesan Sesungguhnya 
Cerita ini sesungguhnya adalah cerita tentang sabdha. Saya hendak menunjukkan betapa ampuhnya kata-kata itu yang seringkali disebut dengan "sugesti". Benih unggulan itu aslinya adalah benih mawar, yang kemudian Bebas mengatakan bahwa ia ingin beringin, maka dia jadi beringin. Tapi setelah tumbuh, Bebas mensabdhakan dia untuk menjadi mawar yang cantik. Maka benih ini terlihat bingung, "sebenernya saya ini ditakdirkan menjadi beringin atau mawar sih?" 

Setelah dia dibuang, dia dirawat oleh Kakek dan dibebaskan mau menjadi apa. Akhirnya ia tumbuh sebagai dua identitas, satu identitas aslinya dan yang kedua, identitas yang diinginkan bebas untuknya dahulu. Terakhir, Bebas berusaha membunuh Beringin Mawar, namun seperti kata Nietzsche; "Apa yang tidak membunuhmu, membuatmu semakin kuat". Beringin Mawar terus bertambah kuat hingga akhirnya ia mati karena sabdha dari Bebas terhadapnya.

Terakhir, harapan Kakek terhadap Beringin Mawar bahwa benih ini mampu menghidupkan kembali tanah gersang, menjadi kenyataan karena ia mensabdhakannya seperti itu. Beringin Mawar membuahkan sebuah buah yang akhirnya mampu menurunkan hujan dan menghidupkan dunia seperti harapan Kakek. Semua adalah sabdha dan sugesti. Salah satu kekuatan terbesar di alam raya ini .... menurut saya.

Siapakah Bebas?
Bebas tidak lain adalah sebutan saya bagi manusia. 
Makanya ada yang bingung, kenapa namanya bebas, padahal kolot. Ya, karena dia representasi dari manusia, dan ini butuh penjelasan lebih biar gak dibilang kalau kesimpulan ini katanya; "bolong logika" (maksudnya : logical fallacy). Tapi hampir di setiap cerita-cerita yang kutulis, aku selalu menuliskan bahwa "manusia berasal dari pancaran cinta yang menitis ke dunia karena kebebasan.", manusia bagian dari cinta yang menitis ke dunia karena adanya kebebasan. Ini agak-agak menggunakan pengaruh dari filosofi Neo-Platonisme, jadi bila anda masih kesulitan memahaminya atau belum mengerti, coba dibaca saja Neo-Platonisme.

Bebas adalah representasi dari manusia, mereka memang adalah kebebasan, namun kebebasan yang mereka terapkan, sangat jarang dilakukan demi orang lain. Manusia selalu mengembalikan kebebasan menurut sudut pandangnya sendiri. Karena mereka bebas, maka mereka bebas berbuat apapun, jarang ada orang yang mencintai kebebasan lantas berpikiran terbuka. Tapi, ya, mereka bebas. Bukti dari kebebasan manusia adalah; dunia ini terbangun karena kritik.

Saya tidak bermaksud menciptakan karakter Bebas menjadi begitu menyebalkan atau dia ada untuk menjadi karakter yang disebelin. Justru sebenarnya Bebas adalah kritik saya untuk reaksi masyarakat terhadap perbedaan. Jujur saja deh, kalau melihat sesuatu yang aneh atau tidak wajar, reaksi orang pertama kali pasti adalah curiga. Orang gak suka dengan yang aneh-aneh dan melenceng dari aslinya. Sebut saja misalnya Michael Jackson, Lady Gaga, atau di bidang sains, seperti teori Copernicus, Galileo. Bahkan seorang dari Yunani (maaf saya lupa nama beliau), barangkali dia adalah seorang yang pertama kali sadar bahwa matahari adalah batu yang bercahaya. Dan karena itu dia dibenci dan dianggap pagan. Dan ada kejadian yang membuat saya begitu miris dan mengagungkan Sigmund Freud, adalah ketika orang-orang dengan personality disorder dianggap kerasukan setan dan dikucilkan dari masyarakatnya (bebas). Inilah potret masyarakat yang coba saya kritik melalui Bebas. Mereka memang bebas, tapi seringkali menerapkan kebebasan untuk dirinya sendiri sehingga akhirnya, mereka tidak membebaskan orang lain.

Contoh lain yang merepresentasikan Bebas adalah rasisme, fasisme, etnosentrisme, semua ini yang hendak saya kritik melalui Bebas. Manusia menerima perbedaan itu bullshit. Pada umumnya, manusia benci perbedaan, mereka mencari yang sama kemudian berkelompok. Karena mereka ingin menjadikan dunia tempat yang nyata bagi mereka, maka mereka berusaha menobatkan manusia lain yang berbeda menjadi sama dengan mereka. 

Dalam cerita, ada komentar yang sangat tepat mengenai Bebas, "I saw first, it's mine". 
Kemudian setelah benihnya tumbuh menjadi yang tidak ia harapkan, awalnya ia marah, namun perlahan ia siap menerimanya, ia kembali lagi. Namun ternyata benih itu benih plin-plan sehingga ia malah memiliki dua identitas dan menjadi abnormal. Bebas terlihat tidak terima karena pohon ini tumbuh tidak seperti yang ia inginkan, dan sesungguhnya dia sadar bahwa itu terjadi karena kesalahannya sendiri, namun alam sadarnya tidak mau mengakuinya. Ini juga merepresentasikan seseorang dalam menghadapi aib. Seringkali ia menyalahkan pihak lain karena ada sesuatu yang membuatnya malu, padahal sesungguhnya hal itu terjadi karena dirinya sendiri. Point kedua : manusia selalu ingin hal yang diluar dirinya yang berubah demi dia. 

Maka dari itu, saya setuju dengan mereka yang mengatakan keanehan kenapa Bebas tidak berubah karakternya dari awal cerita hingga dewasa?
Karena ini sisi yang ingin saya angkat dari manusia, alih-alih mencoba untuk membuka diri, mereka seringkali menunjuk pihak lain sebagai penyebab ketidak bahagiaannya. Menyalahkan faktor lain, menyalahkan lingkungannya. Pada akhirnya, Bebas tidak menjadi apa-apa, karena "Pecundang sangat kaya akan alasan, sementara Juara terlalu sibuk untuk membuat alasan."

Beringin Mawar & Kakek
Kuharap, Kakek sudah jelas mensimbolkan sosok bijaksana dan baik, seperti misalnya Tuhan, atau juga Pendeta. Kakek saya coba gambarkan penuh pengharapan dan kesabaran, walau saya sadar sepenuhnya saat menuliskan si Kakek menampar Bebas hingga tuli sebelah (yah, sabar juga ada batasnya, kan?). Namun sesungguhnya peranana Kakek disini adalah sebagai simbol pengharapan dan kepantang menyerahan. Ia tahu sebaiknya ia tidak menyerah membajak sawah, karena ia berharap bahwa kelak dunia ini akan berubah. Benih unggulan itu telah ditunggunya sejak lama namun sayang sekali Bebas lebih dahulu menemukannya. Tapi karena dia cinta kebebasan, maka dia membiarkan Bebas melakukan apa yang ia mau. 

Apakah ini sudah sedikit banyak menjawab pertanyaan klasik teman-teman atheis; "Kalau Tuhan itu ada, kenapa ada kejahatan?"

Beringin Mawar menggambarkan ketangguhan manusia secara individu, berlawanan dengan Bebas yang menggambarkan sifat manusia secara sosial. Tidak merujuk pada individu tertentu, karena setiap dari kita sesungguhnya seunik Beringin Mawar, dan tentunya bisa setangguh Beringin Mawar. Apa yang tidak membunuh kita, membuat kita semakin kuat. 

Bebas yang menanam benih di tanah bersampah dan buruk ini melambangkan bahwa seorang individu (Beringin Mawar) tidak bisa memilih dimana ia akan dilahirkan, ia harus siap dengan segala tantangan hidup yang dikondisikan terhadapnya. Maka bila seseorang pantang menyerah, ia pun bisa tumbuh di tempat tertandus sekalipun. Akar benih yang tumbuh dalam sehingga membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bertunas merepresentasikan bahwa setiap orang selalu butuh waktu untuk tumbuh. Tidak peduli berapa lama yang ia butuhkan, yang manusia butuhkan hanyalah waktu. Maka dari itu, bersabarlah dalam tumbuh. Teruslah kembangkan akarmu untuk mencari "makanan" sehingga kau bisa bertunas.

Ada benarnya untuk seseorang yang mengatakan bahwa Bebas dan Kakek seperti ayah ibu. Tapi tidak hanya berlaku bagi seorang yang diharapkan lahir sebagai perempuan namun ternyata ia laki-laki. Ini juga berlaku dengan preferensi, orientasi dan cita-cita seseorang manusia yang kadang kala ditentang oleh keluarganya sendiri (Bebas). Ada seorang yang ingin menjadi Insinyur, namun keluarganya memaksanya sebagai dokter karena lebih mudah mendapatkan uang. Ada orang yang ingin menjadi penulis, namun keluarganya tidak setuju karena penulis itu hidupnya menyedihkan. 

Cita-cita adalah sesuatu yang menunjukkan jati dirimu. Setujulah pada orang yang mengatakan bahwa "jadikan hobimu sebagai pekerjaanmu, kau akan bermain sepanjang waktu.". Bisa dibilang, kau adalah apa yang kau lakukan.

Mengapa Bebas dibebaskan?
Terakhir, menanggapi pertanyaan yang sering kali muncul sehubungan dengan Bebas yang dibiarkan begitu saja, saya bermaksud untuk menekankan bahwa dalam hidup ini yang terpenting bukanlah karma, tapi apa yang kau lakukan bagi lingkunganmu. Biarkan dunia menentangmu, kau tidak perlu menunggu nasib buruk apa yang akan diterimanya. Bahkan saya rasa itu jahat karena setara dengan dendam. Tidak usah pedulikan mereka yang menyakitimu, biar mereka berkata apa, karena pada akhirnya, saat semua telah berakhir, urusan hanya ada antara kau dan Tuhan.

Akhir kata
Demikianlah respon saya terhadap respon-respon teman-teman tentang cerpen Beringin Mawar. Terima kasih karena telah membacanya dan menikmatinya. Sekalipun pada dasarnya saya mungkin menciptakan cerpen itu dengan konsep yang mungkin rumit, namun saya tetap membebaskan orang untuk berpendapat apa tentang cerpen ini. Mau dibilang ini cerpen anak-anak, terima kasih. Mau dibilang ini terlalu berat untuk anak-anak, terima kasih. Karena setiap respon dan interpretasi orang terhadap cerpen ini turut memperkaya makna cerpen Beringin Mawar.

Pada intinya, cerpen ini sesungguhnya memang ditulis sebagai alegori dan kritik serta motivasi. Jadi harap maklum andai ditemukan banyak kejanggalan di dalamnya.

Selasa, 26 Juni 2012

Naskah : Takdir Bintang Merah


Pada awalnya saya ingin menulis sesuatu yang mudah diterima sekalian mencoba untuk mempopulerkan genre fantasi. Maka dari itu saya ingin menulis sebuah Romance Fantasy.

Plot awalnya sebenarnya adalah seorang pengendara Dragon yang tersesat dan terdampar di sebuah tempat terpencil dan jatuh cinta pada seorang gadis yang baru saja putus dengan tunangannya. Alam fantasi di dalam plot cerita ini adalah si pengendara Dragon ini adalah seorang pengguna tenaga dalam warna ilusi.

tapi karena terlalu ringan dan saya jadi bosan sendiri, maka saya putuskan untuk menambahkan ini itu dan akhirnya malah jadi cerita yang relatif berat dan ujung2nya malah ngomongin strategi. (Yahhh ...) ya sudah akhirnya malah jadi bikin cerita fantasi baru.





Dunianya bernuansa Hindu dan sansekerta. Untuk wilayah Mandilig, agak spesial karena menggunakan nama-nama dari Sunda dan Jawa tengah. beberapa nama dan term mengolah dari bahasa Filiphina (karena menurut saya Filipina dan Indonesia cukup dekat rumpunnya). Sekalipun ada beberapa nama karakter sudah saya ganti, itu semua bertujuan demi semacam netralisir, agar tidak menyinggung pihak tertentu.

Keunggulan naskah ini dari kacamata saya sebagai penulisnya adalah, ia memiliki unsur filosofis, kritik terhadap fasisme, dan jaringan romance yang saya katakan cukup rumit. Penting untuk saya tekankan bahwa fasisme yang saya kritik dalam naskah ini tidak menunjuk pada golongan tertentu, namun lebih kepada sebuah kritk terhadap sisi gelap manusiawi. 

Sepanjang saya mengamati dunia ini, ternyata fasisme tidak hanya melulu tentang agama atau politik, tapi juga idealisme, ideologi. Apabila seorang manusia percaya akan sesuatu, ia akan memegangnya teguh dan berusaha untuk mempertahankan keabadiannya. Karena saat manusia mencintai, ia ingin hal yang dicintainya itu menjadi abadi. Inilah yang saya rasa menjadi dasar sebuah perilaku fasis. Maka dari itulah, tidak jarang fasisme juga dapat ditemui di kalangan fanboy-fangirl, dan bila anda suka pairing ship antara tokoh-tokoh rekaan di tv show, anda bisa menemui beberapa orang yang suka pairing yang sekalipun mungkin tidak dipair oleh penciptanya seperti Sanji-Nami, Zoro-Nami, atau Zuko-Katara. Mereka yang fasisnya sudah benar-benar kental, bisa saja benar-benar percaya bahwa Sanji-Nami memang benar-benar dipasangkan oleh Odachi dan Zuko-Katara memang sebenarnya dipasangkan oleh Bryan & Mike. Inilah fasisme yang hendak saya kritik : fasisme sebagai sisi gelap manusia, merasa yakin bahwa ideologi yang ia anut paling benar dan orang lain harus menurutinya. Yang melawan berarti musuh dan harus mati (ini behavior yang sering saya temukan di fandom Kataang dan Maiko dari Avatar). Tidak hanya melulu soal terorisme berkedok agama.

Saat saya menuliskan blog ini, saya sudah sampai pada chapter 18, semakin mendekati bagian akhir dari cerita. Cerita ini awal dirancang pada saat liburan semester 2 dimulai dan saya tidak menyangka akan menghabiskan liburan semester ini dengan menulis naskah tentang kritik terhadap fasisme. Oh ya, selain dari kritik terhadap fasisme itu, saya juga memiliki pesan lain mengenai takdir dan cinta. Semua saya sertakan di dalam naskah ini, dan semoga dalam penyampaiannya tidak terkesan menggurui. Apapun ideologi saya, sudah saya usahakan untuk menulisnya secara terbuka sehingga setiap orang bebas akan menyimpulkan apa.

Kutipan-kutipan : 

“...Kejam sekali Brahma kalau begitu. Ia telah menggariskan seseorang lahir untuk mati sia-sia. Untuk apa dia hidup? Bukankah katanya Brahma itu Maha Pengasih,..."

" … inilah kebenaran subjektif. Ia memperkaya kebenaran objektif. Tidak dapat disalahkan karena ia seperti cermin yang memantulkan salah satu sisi dari satu objek."

“Hei, Baladitya, … apabila ayah kandungmu menyuruhmu membunuh orang yang tidak berdosa hanya karena ia suka melihat orang tidak berdosa itu mati, apakah dengan melaksanakannya maka kau menjadi anak teladan dan dosamu tidak menjadi dosa? ..."

"Satu hal yang pasti; kita semua berasal dari latar belakang yang beragam. Kita, Lanun, Dwarapala, … dan Ksatriya. Kita pun berlatih selama ini dengan disiplin khas masing-masing dan membuktikan bahwa keberagaman ada untuk saling melengkapi."

"Engkau telah kehilangan cinta dalam hidupmu. Tapi ketahuilah. Cinta adalah sebongkah energi positif yang sangat kuat. Ia selalu ada di sekitarmu dan tinggal bersamamu. Ketika satu bentuk cinta telah menghilang lepas dari hidupmu bagai asap yang tak tergenggam lagi … ia akan terlahir kembali dalam bentuk lain …”



“Aku suka Kiran … aku ingin terus bersamanya, bukankah itu menguntungkanku bila mengantarkan kalian ke Ebla?”

Naskah : Takdir Bintang Merah


Pada awalnya saya ingin menulis sesuatu yang mudah diterima sekalian mencoba untuk mempopulerkan genre fantasi. Maka dari itu saya ingin menulis sebuah Romance Fantasy.

Plot awalnya sebenarnya adalah seorang pengendara Dragon yang tersesat dan terdampar di sebuah tempat terpencil dan jatuh cinta pada seorang gadis yang baru saja putus dengan tunangannya. Alam fantasi di dalam plot cerita ini adalah si pengendara Dragon ini adalah seorang pengguna tenaga dalam warna ilusi.

tapi karena terlalu ringan dan saya jadi bosan sendiri, maka saya putuskan untuk menambahkan ini itu dan akhirnya malah jadi cerita yang relatif berat dan ujung2nya malah ngomongin strategi. (Yahhh ...) ya sudah akhirnya malah jadi bikin cerita fantasi baru.





Dunianya bernuansa Hindu dan sansekerta. Untuk wilayah Mandilig, agak spesial karena menggunakan nama-nama dari Sunda dan Jawa tengah. beberapa nama dan term mengolah dari bahasa Filiphina (karena menurut saya Filipina dan Indonesia cukup dekat rumpunnya). Sekalipun ada beberapa nama karakter sudah saya ganti, itu semua bertujuan demi semacam netralisir, agar tidak menyinggung pihak tertentu.

Keunggulan naskah ini dari kacamata saya sebagai penulisnya adalah, ia memiliki unsur filosofis, kritik terhadap fasisme, dan jaringan romance yang saya katakan cukup rumit. Penting untuk saya tekankan bahwa fasisme yang saya kritik dalam naskah ini tidak menunjuk pada golongan tertentu, namun lebih kepada sebuah kritk terhadap sisi gelap manusiawi. 

Sepanjang saya mengamati dunia ini, ternyata fasisme tidak hanya melulu tentang agama atau politik, tapi juga idealisme, ideologi. Apabila seorang manusia percaya akan sesuatu, ia akan memegangnya teguh dan berusaha untuk mempertahankan keabadiannya. Karena saat manusia mencintai, ia ingin hal yang dicintainya itu menjadi abadi. Inilah yang saya rasa menjadi dasar sebuah perilaku fasis. Maka dari itulah, tidak jarang fasisme juga dapat ditemui di kalangan fanboy-fangirl, dan bila anda suka pairing ship antara tokoh-tokoh rekaan di tv show, anda bisa menemui beberapa orang yang suka pairing yang sekalipun mungkin tidak dipair oleh penciptanya seperti Sanji-Nami, Zoro-Nami, atau Zuko-Katara. Mereka yang fasisnya sudah benar-benar kental, bisa saja benar-benar percaya bahwa Sanji-Nami memang benar-benar dipasangkan oleh Odachi dan Zuko-Katara memang sebenarnya dipasangkan oleh Bryan & Mike. Inilah fasisme yang hendak saya kritik : fasisme sebagai sisi gelap manusia, merasa yakin bahwa ideologi yang ia anut paling benar dan orang lain harus menurutinya. Yang melawan berarti musuh dan harus mati (ini behavior yang sering saya temukan di fandom Kataang dan Maiko dari Avatar). Tidak hanya melulu soal terorisme berkedok agama.

Saat saya menuliskan blog ini, saya sudah sampai pada chapter 18, semakin mendekati bagian akhir dari cerita. Cerita ini awal dirancang pada saat liburan semester 2 dimulai dan saya tidak menyangka akan menghabiskan liburan semester ini dengan menulis naskah tentang kritik terhadap fasisme. Oh ya, selain dari kritik terhadap fasisme itu, saya juga memiliki pesan lain mengenai takdir dan cinta. Semua saya sertakan di dalam naskah ini, dan semoga dalam penyampaiannya tidak terkesan menggurui. Apapun ideologi saya, sudah saya usahakan untuk menulisnya secara terbuka sehingga setiap orang bebas akan menyimpulkan apa.

Kutipan-kutipan : 

“...Kejam sekali Brahma kalau begitu. Ia telah menggariskan seseorang lahir untuk mati sia-sia. Untuk apa dia hidup? Bukankah katanya Brahma itu Maha Pengasih,..."

" … inilah kebenaran subjektif. Ia memperkaya kebenaran objektif. Tidak dapat disalahkan karena ia seperti cermin yang memantulkan salah satu sisi dari satu objek."

“Hei, Baladitya, … apabila ayah kandungmu menyuruhmu membunuh orang yang tidak berdosa hanya karena ia suka melihat orang tidak berdosa itu mati, apakah dengan melaksanakannya maka kau menjadi anak teladan dan dosamu tidak menjadi dosa? ..."

"Satu hal yang pasti; kita semua berasal dari latar belakang yang beragam. Kita, Lanun, Dwarapala, … dan Ksatriya. Kita pun berlatih selama ini dengan disiplin khas masing-masing dan membuktikan bahwa keberagaman ada untuk saling melengkapi."

"Engkau telah kehilangan cinta dalam hidupmu. Tapi ketahuilah. Cinta adalah sebongkah energi positif yang sangat kuat. Ia selalu ada di sekitarmu dan tinggal bersamamu. Ketika satu bentuk cinta telah menghilang lepas dari hidupmu bagai asap yang tak tergenggam lagi … ia akan terlahir kembali dalam bentuk lain …”



“Aku suka Kiran … aku ingin terus bersamanya, bukankah itu menguntungkanku bila mengantarkan kalian ke Ebla?”

Sabtu, 23 Juni 2012

Arab Literature Blog

Yup. Baru saja menemukan blog bagus untuk mengembangkan skill kepenulisan. Awalnya dari membicarakan tentang Adonis bersama seorang teman dan tidak sengaja malah menemukan blog ini. Saya sempat jalan-jalan sebentar dan tertarik sekali dengan kontennya.

Di sini ada beberapa tips-tips kepenulisan, nasihat dari orang Timur Tengah yang tentunya tidak kalah dengan penulis Eropa ... apalagi Amerika. Berikut saya kutip isinya, yang membuat saya naksir blog ini.

Advice on Writing from Khaled al-Berry

Berry was shortlisted for the 2011 International Prize for Arabic Fiction (IPAF). His memoir “Life is More Beautiful than Paradise” explores his adolescent involvement in the Jama’a al-Islamiya.
Keep a notepad – always, always keep a notepad – everywhere, absolutely everywhere. You don’t know when the brilliant idea might come.
If you have access to children, talk to them, invent stories and watch their reactions. You will learn what makes a story exciting. You will also learn to… be brave, which is the third thing you must do. Don’t refrain from following a new line in the plot as it emerges. It might prove to be the key element in the story.
Use technology. Keynote or PowerPoint slides are very effective in organizing and editing the story.
Watch loads of movies. But read only good books. Bad ones ruin your taste.
If someone asks you for advice, give them general advice. Don’t give away your special tips. I make an exception here because it’s the first time I’ve been asked. So make use of this chance.

Keren, kan advicenya? Tertarik? Silakan klik untuk berjalan-jalan 

Arab Literature Blog

Yup. Baru saja menemukan blog bagus untuk mengembangkan skill kepenulisan. Awalnya dari membicarakan tentang Adonis bersama seorang teman dan tidak sengaja malah menemukan blog ini. Saya sempat jalan-jalan sebentar dan tertarik sekali dengan kontennya.

Di sini ada beberapa tips-tips kepenulisan, nasihat dari orang Timur Tengah yang tentunya tidak kalah dengan penulis Eropa ... apalagi Amerika. Berikut saya kutip isinya, yang membuat saya naksir blog ini.

Advice on Writing from Khaled al-Berry

Berry was shortlisted for the 2011 International Prize for Arabic Fiction (IPAF). His memoir “Life is More Beautiful than Paradise” explores his adolescent involvement in the Jama’a al-Islamiya.
Keep a notepad – always, always keep a notepad – everywhere, absolutely everywhere. You don’t know when the brilliant idea might come.
If you have access to children, talk to them, invent stories and watch their reactions. You will learn what makes a story exciting. You will also learn to… be brave, which is the third thing you must do. Don’t refrain from following a new line in the plot as it emerges. It might prove to be the key element in the story.
Use technology. Keynote or PowerPoint slides are very effective in organizing and editing the story.
Watch loads of movies. But read only good books. Bad ones ruin your taste.
If someone asks you for advice, give them general advice. Don’t give away your special tips. I make an exception here because it’s the first time I’ve been asked. So make use of this chance.

Keren, kan advicenya? Tertarik? Silakan klik untuk berjalan-jalan 

Kamis, 21 Juni 2012

Motivasi [1] : Uang bukan segalanya


Relatives : "Hey Bing! Do you have these?"
Me : "nope."
Relatives : "Oh, that's too bad. What about this?"
Me : "...nope."
Relatives : "Poor, poor Bing. And how about this?"
Me : "No. But, hey, relatives, do you know who change the world?"
Relatives : "Definetely money."
Me : "Wrong. People who change the world are Pythagoras, Platon, Aristoteles, Buddha Gautama, Confucius, Jesus, Muhammad, Isaac Newton, Galileo, Darwin, Einstein ... they are The Thinkers. and you know what thinkers do? 
They write."

Motivasi [1] : Uang bukan segalanya


Relatives : "Hey Bing! Do you have these?"
Me : "nope."
Relatives : "Oh, that's too bad. What about this?"
Me : "...nope."
Relatives : "Poor, poor Bing. And how about this?"
Me : "No. But, hey, relatives, do you know who change the world?"
Relatives : "Definetely money."
Me : "Wrong. People who change the world are Pythagoras, Platon, Aristoteles, Buddha Gautama, Confucius, Jesus, Muhammad, Isaac Newton, Galileo, Darwin, Einstein ... they are The Thinkers. and you know what thinkers do? 
They write."

Senin, 09 April 2012

7 Tugu/ Menara Terkenal di Indonesia


Klik show untuk membuka







Tugu atau menara adalah sebuah obyek bangunan penghias sebuah kota dan biasanya menjadi simbol dari kota tersebut. Dari berbagai penjuru dunia kita mengenal menara Pisa, menara Eiffel, menara Petronas hingga al-Burj. Tapi tahukah anda tentang tugu-tugu atau menara-menara di Indonesia? Disini Anam akan menyajikan 7 tugu dan menara paling terkenal saat ini beserta sekelumit sejarahnya dari berbagai kota di Indonesia. Selamat menyimak.

Tugu Monas
Monas atau Monumen Nasional adalah tugu yang menjadi ikon ibukota DKI Jakarta. Menara setinggi 132 meter yang terletak di lapangan IKADA ini diresmikan 17 Agustus 1961. Bentuk kombinasi tugu dan cawannya diduga simbol lingga yoni yang melambangkan kesuburan. Di puncaknya ada bentuk nyala api terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton yang dilapisi emas 35kg sumbangan saudagar Aceh. Anda sudah pernah ke Monas? Dari lantai tertingginya anda dapat melihat panorama DKI Jakarta secara jelas dan menyeluruh.

Menara TVRI
TVRI adalah singkatan dari Televisi Republik Indonesia, televisi pertama milik negara kita. Menaranya dibangun sekitar tahun 1962 tak lama sesudah peresmian Monas tapi sebelum Asian Games. Menara yang terletak di daerah Senayan ini sempat beberapa kali menampilkan aksi panjat dinding atau terjun bebas yang sangat memukau. Kini, fungsinya terbatas sebagai stasiun pemancar saja.

Sky Tower Pulau Kumala
Terletak di sebuah pulau buatan mungil di tengah sungai Mahakam bernama Pulau Kumala, Tenggarong, Kutai Kertanegara. Dari menara setinggi 100 meter ini para pengunjung dapat melihat kota Tenggarong 360 derajat dari piringan berputar yang bergerak naik turun. Atraksi ini mirip Tiger Tower di Singapura. Perjalanan ke Tenggarong hanya 4 jam dari Balikpapan atau 1 jam dari Samarinda.

Monumen Mandala
Monumen yang terletak di jalan raya Jenderal soedirman, Makassar, Sulawesi Selatan ini dibangun pada tahun 1994 sebagai peringatan operasi Mandala Jaya pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda. Monumen setinggi 75 meter ini terbagi 4 lantai yang masing-masing berisi diorama kisah-kisah heroik tersebut.

Tugu Pahlawan
Tugu yang dibangun untuk memperingati pertempuran 10 Nopember 1945 ini sudah menjadi ikon tak terpisahkan dari kota Surabaya. Monumen setinggi 45 meter dan diresmikan pada 10 Nopember 1952 ini terletak di bekas reruntuhan pusat gerakan pemuda, PTKR (Polisi Tentara Keamanan Rakyat). Tugu Pahlawan ini mempunyai 10 lengkungan pada badannya yang melambangkan tanggal 10. Sedang 11 bagian di atasnya mengandung pengertian bulan ke 11 (November).

Menara Jam Gadang
Jam Gadang atau Jam Besar adalah landmark kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat yang dibangun Belanda pada tahun 1926. Bangunan setinggi 26 meter ini sudah mengalami beberapa perubahan arsitektur puncaknya, mulai berbentuk bulat dengan patung ayam jantan di atasnya, berbentuk kelenteng hingga menjadi ornamen rumah adat Minangkabau. Di lantai tertinggi terdapat mesin jama manual yang dibuat khusus Recklinghausen, pakar jam asal Jerman yang juga membuat mesin serupa untuk Big Ben, London.

Tugu Khatulistiwa
Bangunan setinggi sekitar 16 meter ini adalah ikon kota Pontianak, Kalimantan Barat. Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument yang dibuat tahun 1928 ini terletak di jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara. Pada tahun 1990 dibuat kubah dan bangunan baru di luar untuk melindungi tugu asli di dalamnya. Tugu ini dibangun tepat di atas garis Khatulistiwa yang membelah bumi menjadi 2 bagian, utara dan selatan. Pada saat titik kulminasi matahari yang terjadi 2 kali dalam setahun (21-23 Maret dan 21-23 September) bayangan tugu dan benda apapun di sekitarnya akan menghilang dalam beberapa detik.

Jumat, 06 April 2012

Seorang Nenek Mencuri Singkong Karena Kelaparan, Hakim Menangis Saat Menjatuhkan Vonis !!

Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar, namun manajer PT A**** K**** (BAK** grup) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya.Hakim Marzuki menghela nafas,dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, 'maafkan saya', katanya sambil memandang nenek itu,'saya tak dapaat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tdk mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU'.Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang 1jt rupiah ke topi toganya serta berkata kpd hadirin."Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yang membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya, saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kpd terdakwa."Sampai palu diketuk dan hakim marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang 3,5jt rupiah, termasuk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT A**** K**** yang tersipu malu karena telah menuntutnya.

Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yg bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media tuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain utk bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki.

** Semoga bisa menjadi pelajaran bwt kita semua Insyaallah.


.:.STA

Jawaban Seorang Pria.!!


Kenapa harus mencintainya dalam diam??
Kan harus ada pendekatan,agar bisa mengenalnya lebih jauh.

Sejauh mana engkau merasakan cinta itu,apa sejauh engkau menatap keindahan wajahnya??
Atau sejauh merasakan keindahan cinta-Nya..?
Bila ingin pendekatan,dekatkanlah selalu dengan pemilik dirinya,yaitu Allah Azza Wa Jalla.
Maka Allah Azza Wa Jalla yang akan mengenalkannya kepadamu.

Jika engkau merasakan cinta itu karna mata yg melihat keindahan wajahnya,lebih indah untuk kau diam.!!
Karena takut itu bisikan syetan.

Jika engkau merasakan cinta itu karna mata hatimu telah melihat bahwa dia adalah ujian-Nya untuk rasamu,lebih indah untuk engkau menantikan akan ridho-Nya dalam do'a dan sujudmu,,Agar Allah Azza Wa Jalla tak cemburu,karena cintamu takut berpaling dari kasih-Nya.

Semoga Bermanfaat
.:.STA

Kamis, 05 April 2012

Pelukis Kartun Nabi Muhammad SAW Mati Dijilat Api

Dalam laporan salah satu TV Arab Saudi ,akhbar arab yang di terbitkan dari arab saudi melaporkan bahwa Kurt Westergaard seorang kartunis denmark yang melukis gambar nabi muhammad tewas dalam sebuah kebakaran yang menimpa kartunis tersebut,
Pemerintah Denmark berusaha sekeras mungkin untuk menutupi kejadian tersebut yang menyebabkan tewasnya kartunis Denmark tersebut.

Kurt Westergaard adalah seorang kartunis Denmark yang telah lancang dan berani membuat gambar Nabi Muhammad SAW, yang membuat umat islam murka dan turun kejalan jalan untuk mengecam tindakan kartunis denmark tersebut, Kurt Westergaard lelaki yang melukis kartun nabi Muhammad SAW dengan niat menghina islam dengan kuasa Allah kartunis Denmark tersebut telah dikabarkan mati secara mengenaskan dengan tubuh terbakar tetapi media Denmark masih bungkam tentang apa penyebab yang menyebabkan terbakarnya kartunis Denmark tersebut.

Kematian Kurt westergaard adalah pelajaran bagi mereka yang suka menghina nabi Muhammad SAW, ini adalah kuasa Allah dan Azab bagi para pengingkar...

~ Subhanallah ~

Sumber :: Vivanews
[ Silahkan Di Copas / Di Bagikan ya ^_^ ]

Rabu, 04 April 2012

10 Orang Dengan IQ Tertinggi Di Dunia

10. JOHN STUART MILL

Mill adalah seorang Filsuf asal Inggris. Bekerja sebagai PNS di Inggris. Seorang paling berpengaruh dalam teori Sosial dan Politik. Mill memiliki IQ 174.

9. EDMUND SPENSER

Spenser adalah seorang pengrajin asal Inggris yang terkenal dengan karyanya The Faerie Queene. Spenser mimiliki IQ 175.


8. EMANUEL SWEDENBORG

Swedenborg adalah seorang Ilmuwan asal Swedia. Ia juga adalah seorang Mistikus Kristen. Pada Usia 56 tahun, ia bermimpi dan mengaku telah ditunjuk tuhan untuk menulis Doktrin Surgawi untuk mereformasi Kristen. Ia juga mengklaim bahwa Tuhan telah membuka matanya sehingga ia mampu melihat Surga Neraka dan berbincang-bincang dengan Malaikat. Ia memiliki IQ 176.

7. JOHANN WOLFGANG VON GOETHE

Seorang Ilmuwan dan Penulis asal Jerman. Goethe adalah tokoh terpenting dalam dunia sastra Jerman. Ia memiliki IQ 179.

Leonardo Da Vinci
6. LEONARDO DA VINCI

Seniman terkenal dari Itali. Namun lebih banyak menghabiskan riwayat hidupnya di Perancis. Karya paling terkenal dari Da Vinci adalah lukisan Monalisa. Da Vinci memiliki IQ 180.

5. MARYLIN VOS SAVANT

Seorang Pengarang yang berasal dari Amerika Serikat. Tercatat sebagai orang pemilik IQ tertinggi ke 3 di Guinness Book Of Record saat ini. Dengan IQ 186.

4. SIR ISAAC NEWTON

Ilmuwan yang menyimpulkan adanya gaya Gravitasi. Yang terkenal dengan pohon apelnya. Ialah Isaac Newton. Seorang Fisikawan, Matematikawan, Filsuf alam, Ahli Astronomi, dan Teolog yang berasal dari Inggris. Newton memiliki IQ 190.

3. CHRISTOPHER LANGAN

Christopher Michael Langan. Warga Amerika Serikat yang berada dalam daftar nomor 2 Guinness book of Record dengan IQ 195.

Kim Ung Yong
2. KIM UNG YONG

Satu-Satunya orang paling jenius yang masih hidup sampai saat ini. Tercatat dalam Guinness Book Of Record sebagai pemilik IQ tertinggi di Dunia saat ini, yaitu IQ 210. Ia adalah pria berkewarganegaraan Korea. Mungkin, ia terlahir ke Dunia sebagai bayi ajaib. Kim kecil yang waktu itu baru berusia 3 tahun, sudah dapat membaca-menulis dalam 4 bahasa (Inggris, Korea, Jepang, Jerman). Pada Usianya yang ke 7 tahun, Kim di undang ke Amerika Serikat oleh NASA. Ia menyelesaikan gelar Professor Ph.D di Colorado State University sebelum berusia 16 Tahun. Kembali ke Korea ia mendapatkan gelar Doktor pada bidang teknik sipil. Sekarang ia bekerja untuk NASA.

James Sidis
1. JAMES SIDIS

Bukan Einstein, Bukan Thomas Alva Edison. Tapi ialah William James Sidis. Pria berkewarganegaraan Amerika serikat. IQnya lebih dari IQ 250. Mengapa ia kurang dikenal dunia? Orang ini memang terlalu pintar. Baru berusia 11 tahun, Ia sudah masuk Universitas. Ia menjadi siswa termuda di Universitas Harvard. Seumur hidupnya, Sidis telah menguasai 200 bahasa di Dunia. Bahkan, Ia menghafal 1 jenis bahasa secara keseluruhan hanya dalam waktu 1 hari. Kepintarannya yang luar biasa membuatnya gila. Ia tak punya teman atau pacar. Bahkan ia pergi dari rumah, meninggalkan keluarganya dan mengasingkan diri. Ia meninggal pada usia 46 tahun dalam keadaan menganggur, terasingkan, dan amat miskin.

.:. STA

Kunjungi Juga Blog Belanja Online

Senin, 02 April 2012

Berhati-hatilah Dalam Mengucapkan Salam

(Assalamualaikum  / as-salamu `alaykum) adalah sebuah sapaan yang didalamnya terdapat doa keselamatan, Assalamualaikum ini artinya adalah semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa. Ibnu Al-Arabi di dalam kitabnya Al-Ahkamul Qur’an mengatakan bahwa Salam adalah salah satu ciri-ciri Allah Azza Wajjala dan berarti “Semoga Allah menjadi Pelindungmu”, dengan dasar ini mari kita sejenak mengupas tata cara salam dalam Islam yang baik dan benar, karena tidak sedikit saya secara pribadi banyak sekali menemukan kesalahan-kesalahan dalam penyampaian salam, dan tidak menutup kemungkinan juga kita secara tidak disadari pernah menyampaikan salam yang salah, jadi mari kita evaluasi bersama-sama mengenai salam ini.

Rasulullah Shollallohu alaihi wa-sallam memberi salam kepada keluarganya, sahabatnya, dan pada seluruh umat muslim dengan Lafadz “Assalamualaikum/as-salamu`alaykum” dan dalam menjawab salam rasulullah memakai lafadz “Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh”.

Dengan demikian sudah sangat jelas salam yang benar berdasarkan dengan apa yang diajarkan rasulullah adalah memberi salam dengan “Assalamualaikum/as-salamu`alaykum” dan menjawab salam dengan “Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh”, sebagai umat muslim yang baik sudah sepantasnyalah kita mengikuti cara penyampaian salam yang benar dari Rasulullah Shollallohu alaihi wa-sallam.

Dikehidupan sehari-hari, kita sering menemukan orang yang berkirim-kirim salam atau menitipkan salam kepada temannya, sahabat, rekan, keluarga dan yang lainnya melalui seorang perantara baik itu melalui temannya teman kita, sahabatnya sahabat kita dan yang lainnya bahkan saya juga yakin kita semua pernah melakukan hal tersebut, tapi tahukah anda bahwa kita sering sekali melakukan kebiasaan kirim salam / titip salam dengan cara yang salah yaitu seperti ini : “Tolong sampaikan salam saya kepada si fulan” atau “Salam ya ke si fulan” atau “Salamin ya ke si fulan” dan dengan berbagai gaya bahasa lainnya, padahal cara yang benar dalam mengirimkan salam / menitipkan salam melalui seorang perantara adalah seperti ini : “Tolong sampaikan salam Assalamualaikum kepada si fulan”, atau “Salam assalamualaikum ya ke si fulan” atau “Salamin assalamualaikum ke si fulan”. intinya dalam megirimkan/menitipkan salam kita harus jelas menyebutkan Assalamualaikum dalam kata-kata titipan salam kita tersebut.

Kemudian kesalahan lain yang sering terjadi dan mungkin tanpa kita sadari juga yaitu dalam penyingkatan salam “Assalamualaikum” dalam penulisan dalam status,koment,SMS, chatting, surat, email dan lainnya, kita tidak bisa seenaknya saja mempersingkat salam “Assalamualaikum” ini kenapa demikian? karena sesuai dengan yang saya utarakan diawal bahwa salam dalam islam adalah sapaan yang didalamnya terdapat doa keselamatan, Penyingkatan yang salah dalam kebiasaan kita adalah seperti ini : “As”, “Ass”, “Akum”, “Askum”, “Ass. Wr.Wb”, “Mikum”, “Samelekom” dan masih banyak lagi penyingkatan salam dengan gaya dan bahasa gaul lainnya yang kesemuanya itu malah menjadikan salam “Assalamualaikum/as-salamu`alaykum ” menjadi berubah arti dan makna seperti “As(dalam bahasa inggris)” malah memiliki arti “sebagai”, “Ass(dalam bahasa inggris)” memiliki arti yang sangat parah yaitu keledai, orang bodoh dan (maaf) pantat, lalu “Akum(gelar untuk orang-orang yahudi)” adalah singkatan dari “Avde Kokhavim U Mazzalot” yang artinya “Hamba-hamba binatang dan orang-orang sesat”, jelas sekali penyingkatan yang tertera diatas sangat jauh dari makna doa keselamatan dalam “Assalamualaikum/as-salamu`alaykum ”.

Mungkin karena kesibukan, diantara kita sering menyingkat ucapan “salam” yang arti awalnya doa keselamatan justru menjadi “cacian” dan kata “jorok”Ada yang singkat seperti “Asw”atau “Aslm“. Ada yang sedikit lebih panjang seperti“Ass Wr Wb” atau “Aslmwrwb. Namun yang sering saya dapatkan, adalah singkatan “Ass“. “Ass” berarti: Pertama, kb.(animal) yang artinya keledai. Kedua, orang yang bodoh. Don’t be a silly (Janganlah sebodoh itu).
Dan ketiga, Vlug(pantat).Kita paham, mungkin banyak orang diantara kita cukup sibuk dan ingin cepat buru-buru menulis pesan. Barangkali, singkatan itu bisa mempercepat pekerjaan. Karena itu, saya menyarankan, jika memang keadaan sedang tidak memungkinkan untuk menulis salam lewat SMS dengan kalimat lengkap karena sedang menyetir di jalan, misalnya, solusinya cukup mudah adalah menulis pesan to the point saja. Tulislah “met pagi, met siang, met malam dan seterusnya. Ini masih lebih baik dibandingkan kita harus memaksakan diri menggunakan singkatan dari doa keselamatan Assalamu’alaikum menjadi “Ass” (pantat). Jangan sampai awalnya kita ingin menyampaikan doa keselamatan yang terjadi justeru sebaliknya, mendoakan keburukan.Kalau boleh saya mengistilahkah, niat baik ingin berdoa, jadinya malah ucapan kotor. Ucapan salam adalah ucapan penghormatan dan doa. Apabila kita dihormati dengan suatu penghormatan maka seharusnya kita membalas dengan sebuah penghormatan pula yang lebih baik, atau minimal, balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan. Hasa saja, kalau kita mengganti ucapan kalimat salam arti awalnya sangat mulia, maka, yang terjadi adalah sebaliknya, salah dan bisa-bisa menjadi umpatan kotor. Karena itu, jika tidak berhati-hati, mengganggati ucapan Assalamu’alaikum/as-salamu`alaykum (Semoga sejahtera atasmu) dengan menyingkatnya menjadi “Ass”(pantat), ini mirip dengan mengganti doa yang baik dengan mengganti dengan bahasa orang jalanan , yang arinya kira-kira, berubah arti menjadi (maaf) “Pantat Lu!”Satu hal lagi yang perlu diingat adalah ketika kita menuliskan kata Assalamualaikum, perlu diperhatikan agar jangan sampai huruf L nya tertinggal sehingga menjadi Assaamualaikum.

Karena apa ? Diriwayatkan bahwa dahulu ada seorang Yahudi yang memberi salam kepada Nabi dengan ucapan “Assaamualaika ya Muhammad” (Semoga kematian dilimpahkan kepadamu).

Dan kata ASSAAMU ini artinya kematian. Kata ini adalah plesetan dari “Assalaamualaikum/as-salamu`alaykum“. Maka nabi berkata, “Kalau orang kafir mengatakan padamu assaamu ‘alaikum, maka jawablah dengan wa ‘alaikum (Dan semoga atas kalianpula).” [HR. Bukhari]

Lalu apakah sebenarnya kita ini boleh mempersingkat salam “Assalamualaikum/as-salamu`alaykum ” dalam penulisan? tentu saja boleh tapi dengan penyingkatan yang benar yaitu “As Salam”, bukan penyingkatan yang seperti diatas telah diuraikan, “As-Salaam” adalah singkatan yang benar dari “Assalamualaikum/as-salamu`alaykum ”/As-Salaam (Maha Sejahtera) adalah satu dari Nama-nama Agung Allah SWT dalam surat Al-Hasyr ayat 23.

Satu lagi kesalahan dalam pengucapan salam yang terkadang sekilas ini seperti benar, bahkan tidak sedikit pula yang mengucapkan salam ini adalah orang-orang yang bertitle Haji, hajah, ustad dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, atau mungkin kita juga pernah mengucapkannya, seperti apakah pengucapan salam yang salah tapi seperti benar itu? yaitu salam “Assalamualaikum” yang ditambahkan kata “Ta’ala”, saya yakin kita semua pasti pernah mendengar pengucapan “Assalamualaikum/as-salamu`alaykum ” dengan ditambahkan kata “Ta’ala”, biasanya diucapkan seperti ini “Assalamualaikum warahmatullahi ta’ala wabarakatuh”, sekilas pengucapan salam seperti itu terdengar begitu bagus dan terdengar begitu benar, padahal ini adalah salah, berdasarkan kitab Al-Adzkar - Imam Nawawi, nabi besar kita Muhammad Saw telah mengajarkan kita cara salam sesama umat islam dengan 3 ucapan salam yaitu :

1. Assalamualaikum/as-salamu`alaykum

2. Assalamualaikum Warahmatullah/as-salamu`alaykum Warahmatullahi

3. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh/as-salamu `alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Cara Memberi salam sesama umat islam ini ada dalam hadist dan merubah hadist hukumnya adalah pancung. disinilah kenapa menambahkan “Ta’ala” dalam salam “Assalamualaikum” adalah salah...insyaAlloh

Semoga postingan Ini Dapat Bermanfaat, jika ada kesalahan kata atau bahasa kami mohon maaf, kesalahan datangnya dari manusia, dan kebenaran datangnya dari Allah Azza Wajjala.

.:. STA