Tampilkan postingan dengan label mobil esemka rajawali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil esemka rajawali. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Januari 2012

Mobil Esemka Patua Dibanderol Rp 50 Juta-an

Mobil hasil produksi siswa SMKN 2 Surabaya atau yang lebih dikenal dengan SMK Patua dibanderol Rp.50 juta. Bahrun selaku penanggung jawab mobil tersebut menegaskan, harga mobil Esemka Patua itu sangat terjangkau.




Meski begitu pemesan mobil Esemka Patua tak perlu cemas tidak mendapatkan mobil tersebut. Dalam waktu dekat, SMKN 2 Surabaya segera memenuhi pesanan mobil truk mini karya siswanya  atau yang dikenal dengan SMK Patua. Nama sekolah ini pula yang diabadikan menjadi nama mobil rakitan siswa tersebut.

Mobil Esemka Patua yang bermesin 1.500 CC itu sukses di uji cobakan. Secara umum hasilnya bagus dan nyaman. Hanya setirnya yang berat karena belum power stering. Tercatat sudah 15 orang order dibuatkan mobil ini

Selasa, 24 Januari 2012

Mobil Esemka Digdaya

Mobil Esemka Digdaya kalau dilihat sepintas tampilan mobil Kiat Esemka Digdaya ini hampir sama dengan buatan Jepang dan Eropa. Baik bodi, mesin hingga fitur-fitur yang ada di mobil Esemka.

Seluruh komponen mobil Kiat Esemka 80 persen buatan lokal serta beberapa bagian dari rangka mobil pick up tersebut juga akan dilengkapi bahan alumunium yang bertujuan agar berat pick up ini nantinya akan jauh lebih ringan. Esemka Digdaya hasil buatan anak-anak SMK yang masih duduk dibangku SMK kelas 11 dan 12 yang didanai penuh Kementerian Pendidikan.

Kabin Esemka Digdaya ini teryata cukup luas dan terlebih di kursi belakang. Namun, terasa jarak antara kursi pengemudi dan batang kemudi terasa sempit. Namun, jarak pandang ke depan pengemudi cukup nyaman dengan meminimalisir blind spot.

Dengan bermodalkan mesin 1.500 cc DOHC dengan teknologi multi point injection. Mesin mampu menghasilkan tenaga sebesar 105 hp pada putaran 5.500 RPM dengan torsi maksimum hingga 145 Nm pada 4.100 RPM, dengan sistem penggerak roda belakang.

Hanya saja kelemahannya di  tarikan pertama Mobil Esemka Digdaya terasa cukup berat di putaran mesin bawah. Namun, selanjutnya performa Digdaya mampu seimbang dan terasa stabil di putaran menengah dan atas.

Hasilnya, Digdaya ternyata cukup garang. Bahkan suara mesin mobil double cabin ini terdengar dari dalam ruang kemudi. Memasuki jalan yang padat, Digdaya juga terasa lincah bermanuver.

Ada bagian yang membedakan Digdaya dengan mobil buatan jepang, fitur berkendara seperti tuas lampu sein, lampu kota dan lampu jauh didesain seperti mobil Eropa, dimana letak tuas ada di sebelah kiri kemudi. Sedangkan di posisi kanan tuas dipergunakan untuk wifer deoan, air pembersih kaca depan dan kontrol spion elektrik.

Mobil Esemka Digdaya ini juga dilengkapi dengan AC doube blower yang dingin, serta head lamp kristal. Pelapis jok masih kain atau sama dengan bahan jok pada Toyita Innova. Panel instrument pada dashboard juga mudah dibaca. Sebauh hasil yang sangat memuaskan dari tangan-tangan kreatif siswa SMK ini

Jumat, 20 Januari 2012

Mobil Esemka Rajawali Banjir Pesanan

Semenjak Walikota Solo Joko Widodo mempopulerkan mobil Esemka Rajawali, kini kendaraan roda empat karya pelajar SMK Negeri 2 Surakarta dan SMK Warga Solo kebanjiran pesanan. Pesanan datang dari berbagai kalangan di antaranya datang dari kepala pemerintah daerah dan bahkan kalangan DPR.



Pengerjaan mobil ini di lakukan para siswa SMK dari tahap pembuatan mobil lalu sampai pengerjaan seluruh detail mesin mobil hingga interior dan suku cadang lokal mesin mobil ini. Seluruhnya mencapai 80 persen, sedangkan sisanya masih diimpor dari Australia. Saat ini siswa SMK Negeri Trucuk berhasil merakit hampir delapan unit mobil yang diberi merek Kiat Esemka.

Esemka Rajawali salah satu dari banyak mobil nasional buatan negeri sendiri yang dapat menarik perhatian tersendiri. Sebelumnya sudah ada mobil marlip (marmut listrik) yang dikembangkan LIPI dan Timor yang merupakan mobil nasional Tomy Soeharto yang bekerja sama dengan KIA Motor 

Selain mobil nasional yang disebutkan diatasa ada pula kancil, termasuk Texmaco Macan (berjenis minibus atau MPV) dan mobil AG-Tawon. Namun mobil-mobil produksi negeri sendiri akhirnya tenggelam. Hal itu disebabkan ketidakseriusan pemerintah mengembangkan mobil nasional.(AIS)

Kamis, 19 Januari 2012

Mobil Esemka Menjadi Trend ...

Mobil Esemka nama yang sering disebut-sebut dalam perbincangan seputar mobil nasional  akhir-akhir ini. Esemka sendiri yang sekarang di jadikan mobil dinas Walikota Jokowi yang mana mobil ini adalah hasil rakitan karya siswa anak SMKN 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta dan hasilnya  tidak kalah dengan hasil pabrikan mobil besar.

Semenjak mobil Esemka ini digunakan Jokowi, Walikota Solo sebagai mobil dinasnya makin banyak kalangan pejabat yang ingin memiliki juga. Namun mobil dengan nama Esemka Rajawali ini belum resmi sebagai mobil dinas karena belum ada ijin dari pemerintah. Bahkan hingga saat ini mobil Esemka menurut informasi akan di jadikan mobil nasional.

Pemesanan mobil Esemka mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan mobil Esemka Rajawali tidak kalah dengan mobil SUV yang telah dijual di pasaran. Adapun harga dan spesifikasi mobil Esemka yang akan menjadi produk mobil nasional karya siswa SMK N 2 dan SMK Warga Surakarta.

Harga Mobil Esemka
Harga yang ditawarkan untuk mobil Esemka Rajawali di banderol Rp. 95 juta of the road, sedangkan Rp 120 juta OTR, lebih murah di bandingkan dengan mobil jenis SUV lainnya hampir sampai 200 juta.

Spesifikasi Mobil Esemka
- Panjang : 5.035 mm
- Lebar : 1.690 mm
- Tinggi : 1.630 mm
- Bahan Bakar : Bensin
- kapasitas Mesin : 1.500 cc SOHC 4 silinder + multi point injection
- Transmisi : 6 (1-2-3-4-5-R)
- Max Speed : 180 Km/jam
- Max. Output : 105HP / 5.500 rpm
- Max Torque : 145 Nm / 4.100 RPM
- Power Stearing
- Central Lock System
- Power Windows
- Parking Censor
- Air Conditioner Dual Zone
- Audio System + CD
- Daya Tampung 7 Penumpang + Supir
Kapasitas daya tampung : Mampu menampung 7 penumpang, lebih banyak dibanding Rush dan CR-V.

Dimensi bodi Esemka Rajawali dengan panjang 5.035 mm, lebar 1.690 mm dan tinggi 1.630 mm kalau dibanding kan Honda CR-V lebih pendek dengan panjang 4.566 mm, lebar 1.820 mm dan tinggi 1.680 mm. Sementara Rush memiliki panjang 4.420 mm,lebar 1.745 mm,dan tinggi 1.740 mm.

Desain bodi Esemka SUV Esemka Rajawali memang masih agak kaku. Sisi aerodinamis Esemka kalah dari Rush dan Honda CR-V. Bahkan terlihat ada beberapa bagian eksterior Esemka yang mencomot desain mobil lain.


Mesin : mobil Esemka Rajawali  mengusung mesin 1.500cc DOHC dengan teknologi Multi Point Injection. Tenaga mesin mumpuni sebesar 105 hp pada putaran 5.500 RPM ditambah torsi maksimumnya sampai 145 Nm pada 4.100 RPM, denga sistem penggerak roda belakang.

Fitur : Esemka Rajawali dilengkapi fitur elektronik mirip SUV lainnya, seperti 
- Power steering, 
- Central lock, 
- Power windows, 
- AC dual zone, 
- Sensor parkir, dan CD player. Namun kekurangannya belum memiliki Airbag, tidak seperti SUV Rush, Terios atau CR-V.