Tampilkan postingan dengan label Liburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liburan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juni 2012

Pesona Laut Sendang Sikucing (The Sea)

The sea
Laut..... mendengar kata itu tentunya dibayangan anda tidak lepas dari air yang berwarna biru dan ombak yang menggulung menuju pantai, serta pepohonan nyiur atau pohon kelapa yang melambai lambai menutupi cahaya matahari yang menyinari mata ketika kita terlentang diatas tikar yang kita bawa dari rumah dan es kelapa muda yang dikasih gula jawa dan sedotan yang ada tekukannya tidak kalah penting kacamata hitam dan pijatan gadis cantik ala linikay bach hawaii. 

Bayangan ini tentunya belum terlintas bagi anda yang sekarang masih bekerja dikantor karena belum liburan , namun tidak ada salahnya jika anda mempersiapkan diri mencari suasana itu, yang tentunya tidak memakan waktu yang lama untuk menjangkaunya dan tidak usah antre panjang kali lebar untuk datang ketempat yang dituju.

Sendang sikucing tempoe doloe
Berawal dari kisah yang saya baca di babad tanah kendal kurang lebih begini yang saya ingat  jaman dahulu petinggi - petinggi kerajaan maja pahit ingin menyerang VOC namun sebelum berperang mereka menyiapkan strategi didaerah kendal sehingga lahir desa desa dikecamatan Rowosari dan sekitarnya.

Ada yang bilang dahulu kala desa rowosari itu adalah rawa-rawa yang dikelilingi tanaman tebu namun jalan lurus kearah utara yang pinggirnya adalah rawa dan tanaman tebu itu adalah jalan buntu yang ujung jalannya terdapat pantai yang indah lautnya biru serta nyiurnya yang banyak, kalau melihat kearah selatan akan terlihat pemandangan gunung sindoro, sumbing, dan gunung perahu sangat indah ketika dipandang di pagihari.

Bagi anda pecinta pantai tidak usah jauh-jauh pergi ke hawaii yang menghabiskan biaya banyak serta menghabiskan waktu, cukup datang ke sendang sikucing THE SEA yang berada di Desa Sendang sikucing Kec.Rowosari Kab. Kendal, kalau tidak tau kemana The Sea dari arah Weleri Kendal anda menuju utara sekitar 7 kilo meter diitu ada petunjuk jalan. atau sekitar 3 kilo meter dari rumah saya selatan Kantor Kecamatan Rowosari.

Banyak permainan disana ada ATV Jungle, aneka satwa, Water King, Lumba -lumba dan masih banyak lagi cocok bagi anda yang sudah berkeluarga serta bagi kawan-kawan semua yang sedang dimabuk kepayang bingung mencari tempat wisata datang saja ke The Sea Sendang sikucing. 

Dipantai sendang sikucing terdapat mitos kalau berpacaran disini akan putus karena dahulu kala ada gadis cantik disini yang bernama nyi pandan sari direbutkan dua pemuda namun diantara pemuda itu tidak ada yang bisa mendapatkannya nah dari cerita itu, dikatakan kalau berpacaran disini tidak akan langeng. namun sebelum menikah dulu saya sering mengajak mantan pacar saya yang sekarang menjadi isteri saya kesini sampai sekarang masih berjalan. bagi anda tidak usah percaya kepada mitos percayalah kepada Tuhan yang maha mengetahui. 

Anak kecil ini begitu menikmati permainan bebek air sungguh bahagia anak kecil ini ketika orang tuanya perhatian tidak hanya memikirkan pekerjaan namun juga perhatian kepada anak sungguh harus diutamakan karena secara psikologi bisa menumbuhkembangkan mental anak serta kebahagiaan anak. maka dari itu ajak anak isteri anda untuk bermain diwahana ini ajak juga keluarga anda untuk sejenak refres agar kotoran diotak yang mengendap gara-gara banyak pekerjaan sepintas hilang otak bisa menjadi fress lagi setelh kita berlibur.

Sekian coretan saya ini yang bercerita tentang keindahan alam sendang sikucing, pantai yang sunggu banyak akan sejarah serta pantai yang sungguh indah untuk dikunjungi. Saya berterimakasih kepada BLOGGER NGANJUK yang sudah membuat lomba menulis tempat wisata didaerahnya masing masing karena dengan menulis tentang pariwisata akan banyak mengundang masyarakat untuk melihatnnya dengan begitu pendapatan dari dinas kabupaten akan bertambah kalau sudah bertambah maka pembangunan akan lancar 


Kamis, 21 Juni 2012

Pesona Alam Ranukumbolo,Semeru,Jawa Timur


Masih teringat  waktu itu, hari dimana petualangan itu dimulai, ya kawan gunung semeru tepatnya gunung tertinggi di pulau Jawa dan gunung berapi ketiga tertinggi di Indonesia.
Perjalanan dimulai dari naik kereta api dari weleri kendal ke arah malang satu malam, dilanjutkan dari malang ke arah ranupani dan berjalan kaki menuju ranu kumbolo


RANU PANI Part 1
Desa Ranu Pani merupakan gerbang masuk bagi para pendaki Gunung Semeru, desa ini merupakan gerbang petualangan kami. Saya dan beberapa teman menjangkaunya menaiki jip pickup jenis Toyota Hardtop, kendaraan massal di kawasan Semeru dan Bromo. Mesin mobil meraung kencang saat mendaki tanjakan yang seolah tak ada habisnya. Duduk di jok belakang, tubuh saya terus-menerus diterpa udara dingin dan debu semburan gunung bromo. “Awas pohon!” teriak sopir.  
Kami pun segera menunduk guna menghindari ranting yang melintang di jalan. Mengiringi perjalanan kami adalah ladang-ladang penduduk yang mengukir tebing bukit dalam pola garis lurus dan miring. sedikit tampak gunung semeru yang indah dengan awan putih disampingnya yang mengelilingi.
Ranu Pani, desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Bagi pendaki yang membawa tenda dikenakan biaya Rp 20.000,-/tenda dan apabila membawa kamera juga dikenakan biaya Rp 5.000,-/buah. Di pos ini pun kita dapat mencari porter (warga lokal untuk membantu menunjukkan arah pendakian, mengangkat barang dan memasak). Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni Ranu Pani (1 ha) dan Ranu Regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl.
Setelah sampai di gapura "selamat datang", perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam.
Jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala.
Setelah berjalan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Di sini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang kala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 Km.






RANU KUMBOLO Jilid 1

Ranu Kumbolo meiliki area yang lebih luas dari kedua danau tersebut, yaitu 8 hektar dan terletak di 22.390 m di atas permukaan laut. Ranu Kumbolo terbentuk dari letusan kawah Gunung Jambangan. Ranu kumbolo sangat cocok untuk ceprat cepret karena pemandangannya yang sungguh bagus serta danaunya yang mempesona.
Kami bermalam di Ranukumbolo setelah berjalan kurang lebih 5 jam dari ranu pani,setelah hampir jam lima sore tidak ada pemandangan bagus yang terlihat karena hari sudah mulai gelap, hanya sinar senter-senter para pendaki dan suara -suara pendaki yang terkadang terdengar kencang. namun setelah sampai di bibir ranu kumbolo pemandangan berubah kemah-kemah para pendaki dan lampu-lampu para pendaki yang berkemah menjadikan suasana itu lebih terang bagus, serta kegembiraan mereka yang dituangkan dalam alunan gitar, mengantarkan tidur ku dimalam itu dengan badan yang sungguh capek.
Tiba keesokan hari, udara dingin dan hangatnya mentari serta indahnya pemandangan yang tak pernah aku lihat, sepintas capekpun hilang












TANJAKAN CINTA 

Ada mitos dan cerita jika kita sanggup melewati tanjakan cinta tanpa berhenti dan menoleh kebelakang , maka jika yang sedang menjalin cinta akan abadi dan diteruskan menuju pernikahan, Wallauhu alam Bissawab. Tempo dulu ada suatu kisah dari mulut ke mulut, ada pasangan yang sudah bertunangan mendaki Semeru, sesampai di Tanjakan Cinta mereka berdua mendaki, tetapi si perempuan kelelahan dan berhenti sedangkan si laki - laki terus tanpa henti sampai ujung, dan sesampai di ujung Tanjakan Cinta dia malah asyik ber foto - foto dan si perempuan mendadak pingsan lalu jatuh terguling kebawah..ya iya jatuh ya kebawah..dan sesampai di kaki tanjakan cinta meninggal. Itulah mengapa ada idiom jika mendaki Tanjakan Cinta jangan berhenti dan menoleh ke belakang bagi pasangan yang tengah menjalin cinta.
Namun itulah mitos jangan dipercaya karena jodoh mati dan rizki itu sudah diatur oleh Allah, S.W.T .





ORO-ORO OMBO

Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. kalau pas beruntung Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel.

Oro-oro ombo adalah jalan setapak kecil membelah sabana luas setinggi pinggang yang penuh dengan bunga-bunga liar keungu-unguan yang putiknya terbang bebas terbawa angin. Rumah bagi Rerumputan liar yang menguning bergoyang terhembus angin menimbulkan irama yang mistis. Sumber wangi edelweiss yang serupa teh melati berulang kali merangsang syaraf penghidu. Tempat bermain capung-capung yang meluncur naik-turun sesuka hati menghiasi udara. Pos pandang puncak semeru yang coklat membulat. Di sini tempat alam bisa begitu ramah menyapa manusia.








TURIS 

Oh iya tidak hanya orang indonesia saja ternyata yang suka naik gunung semeru, orang australia kalau ndak salah namanya jhon dan miss jeni dia juga menyukai olahraga panjat gunung. dia juga menyukai indonesia makanya kawan kawan juga harus suka dengan indonesia. jangan sampai kebudayaan kita dan keindahan negara kita hanya dinikmati dan dicuri oleh negara lain seperti ni kasus yang lagi hangat, tarian tor tor di klaim oleh negara tetangga.
Meskipun bahasa inggris kami tidak terlalu bagus tapi kami memberanikan diri untuk bertanya kepada mereka, supaya mereka senang dengan keramahan kami. kami berusaha menunjukkan kesopanan dan keramahan kami dengan mengajak mereka berfoto supaya mereka betah di indonesia sehingga pendapatan indonesia lebih meningkat.




KALI MATI
 
Gunung semeru terlihat dari ladang edelwis jalan setapak sebelum kali mati sekitar 1 kilo lagi sudah nyampai kali mati.

Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.

Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.
Untuk menuju Arcopodo berbelok ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni padang rumput Kalimati. Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga kita berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya akan melewati bukit pasir.

Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Sebagai panduan perjalanan, di jalur ini juga terdapat beberapa bendera segitiga kecil berwarna merah. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo.

Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.

http://id.wikipedia.org/wiki/Semeru

Biasanya pendaki nyampai disini kisaran jam 4 sore dan mereka bermalam disini dan meneruskan kembali perjalanan pada malam hari sekitar jam 2 malam hingga sampai puncak jam 5 atau 6, yang mereka harapkan adalah sunrise yang sungguh indah.

NASIB BUNGA DI LERENG SEMERU

Tidak hanya keindahan gunungnya yang mempesona namun keindahan tumbuh tumbuhan dan pepohonanya sungguh tidak kalah cantik dan indah. lihat saja bunga bunga disini dan pohon pohon yang tinggi.

Ini dia pohon yang sangat unik bentuknya menyerupai bonsai namun pohonnya besar . masih banyak lho yang lebih besar dari ini.

HOBI BOLANG Pribumi Semeru

Pemandangan dan tumbuh tumbuhan sungguh indah, dan dibawah ini adalah foto anak dusun ranu pani yang sedang mencari ikan di ranu kumbolo karena diranu kumbolo banyak ikan nila ikan lele dan ikan mas,beginilah cara bermain anak dipedesaan sungguh kehidupan itu belajar dari alam, tidak ada yang dibuat buat mereka apa adanya.



RANUKUMBOLO Jilid 2

Disamping saya ini adalah tumbuhan Edelwis, namun kami waktu itu belum menemukan edelwis yang warna biru. karena menurut mitos edelwis yang wana biru hanya ada di sekitar gunung bromo dan semeru .... benarkah..?

Persinggahan hari berikutnya setelah turun dari semeru, kami tidak kembali menginap disini karena kami harus meneruskan perjalanan ke BROMO, ketika itu hujan mulai turun barang bawaan mulai berat karena mulai basah, sehingga sepatuku pun mulai sobek dan rusak, kami tidak berhenti dari perjalanan kami karena kalau berhenti tubuh menjadi dingin.

RANU PANI Part 2.

Setelah capek kami pun melepas lelah karena waktu itu situasi hujan yang lebat 3 hari berada di hutan hutan lebat embuat kami tidak merasakan makanan enak akibatnya perutkami terasa kosong dan enek memakan apapun. 
Sendal ini menjadi saksi pendakian kami yang sungguh mengasikkan dan penuh petualangan karena tidak semua dari temen kami yang sampai puncak dan, karena temen kami ada yang drop dan sakit tifus. " maaf ya teman ..? "
Kaki terbau sepanjang masa .... ha ha ha ah
Pemandangan terakhir dari atas truk dari ranu pani ketika kami akan menuju bromo.

Maaf ya kawan kalau postingan yang satu ini banyak fotonya, karena " BLOGER TANPA CEPRET ADALAH HOAKS" ha ha ha ha 
 ( bisa saja ngelesnya )
Sekian terimakasih tulisan dari saya ini semoga bermanfaat : terimakasih kepada wikipedia.org atas informasinya serta terimakasih untuk blogspot.com atas ruangnya

Sabtu, 17 Desember 2011

Pendakian Gunung Merapi Pasca meletus 2010

Ini dia yang aku mau tulis kawan,...? tapi aku lupa ketika mau update blog so'alnya sibuk nglembur buat adek ma isteri wkakwakwkakwk. pissss

Saya lupa tepatnya kapan saya naik gunung merapi tapi yang jelas pasca meletus tahun 2010, kata berita dikoran saya turun eh denger denger meletus lagi.. hmmmm jadi takuuut ..

Kami satu rombongan naik lewat jalur SELO yaitu lewat boyolali. berangkat dari rumah abis jum'atan dan tiba disana jam 7 malam setelah basah kuyup kehujanan dari salatiga sampai di boyolali san NEW SELO.


Kami naik ke arah puncak gunung merapi jam 4.30 pagi, banyak yang masuk angin, muntah muntah karena pagi pagi sudah makan mie, ( Mienya keluar lagi dech ) hmmm alhasil banyak yang drop tapi jangan ngenes dulu alhamdulillah itu semua bisa diatasi dengan remason... maklum orang desa. wkakwa


 



Plong rasanya ketika sudah melihat awan berada dibawah saya, seakan pikiran kosong yang ada hanya keindahan ( koyo ora ndue utang, kayak ndak punya hutang ) namun itulah yang aku rasakan, kita memang butuh yang namanya refres otak kita agar bugar kembali dan optimal kembali,
Memang perjalanannya sangat terjal, nanjak terus dan berliku namun disitulah indahnya naik gunung kita harus sabar, mambantu temenkita yang sakit, dll

 Apalagi kalau sudah masalah foto memfoto... hmmmmmm pasti ndak ada yang mau kalah dari model model ditipi... wkakwkak maklum
Syahrini maaah kalah dengan gaya kita meskipun gayanya masih monoton dan manual . kwakwkakw







Kami tidak bisa melanjutkan sampai ke puncak karena dari pasar bubrah tracknya sudah tidak bisa dinaikin lagi karena tertumpuk pasir.
sekitar jam 9.00 wib kami sampai puncak terakhir di pasar bubrah, sedikit kecewa karena baru kita selesai masak mie dan belum sempet foto-foto eeeh malah kabut datang





Akhirnya kami turun, kami berangkat lewat semarang, namun pulangnya kami lewat jalur magelang, temen-temen yang rumahnya semarang,jepara lewaat jalur magelang semarang, namun karena kami rumahnya weleri kendal kami lewat jalur temanggung-sukorejo-weleri. perjalanan dari magelang sekitar 2 jam karena kami lewat jalur jalur alternatif kebetulan ada dari temen saya yang dulu kuliah di UMM Universitas Muhammadiyah Magelang. jadi ya tau lah jalan jalan alternatif itu.






Kami tidak langsung pulang, karena waktu itu hujan lebat menghujani kami dari SELO sampai magelang akhrinya kami memutuskan untuk menginap di rumah temen saya yang berada dekat di alun alun magelang, dan kami melanjutkan pulang esok paginya.

Jumat, 22 April 2011

[SHARE] Pantai Geger Nusa Dua, the hidden paradise - cocok buat honeymooners

Mau share aja. 13-16 Nov 2010 kemarin ane & istri jalan2 ke Bali untuk kedua kalinya. Dapat info dari driver mobil sewaan agan j4ck_item ada pantai umum di Nusa Dua yang bagus & tenang, beda sama Kuta yg rame & meriah. Ane penasaran karena belum pernah dengar dan baru tahu di Nusa Dua ada pantai yg open for public karena pantai2 di sana yg ane tahu sudah dikuasai sama hotel2 mewah.

Ane naik motor ke arah Nusa Dua. Di perempatan Nusa Dua - Tj. Benoa, belok ke kanan, lurus sampai ketemu pura, belok kanan lagi. Nanti ketemu beberapa hotel kyk Novotel dan St. Regis. Setelah St. Regis ada belokan ke kiri, jalan kecil menuju Pantai Geger. Kl lurus bisa ke hotel Nikko. Di sepanjang jalan ketemu bbrp rombongan kecil bule yg jalan kaki. Masuk ke area pantai bayar retribusi cuma Rp. 1000/motor. kalau mobil gak tau.

Suasananya beda 180 derajat dgn Kuta. Pantainya sepi, bersih dan rapih. Ada dua baris bangku santai di sepanjang pantai. Pasirnya lembut banget kyk di Dreamland. Di sini gak ada ombak besar kyk di Kuta & Dreamland karena ombaknya sudah tertahan di tengah oleh karang. Keliatan dari pantai ombaknya pecah di karang. Kita bisa jalan sampai 20 meter ke arah laut. Airnya tenang dan bening banget.

Pengunjungnya waktu itu bule, korea dan china. Cuma ane & istri yg orang lokal. Suasananya bener2 rileks banget. Sepi. Gak ada asongan, gak ada surfer, gak ada beach boy. Yg ada cuma ibu2 yg nawarin pijat dan beberapa anak kecil yg ke sana ke mari bawa souvenir, tapi gak nawarin ke turis. Sewa bangku cuma Rp. 40.000/sepuasnya. Free shower & change room. Ada cafe dgn harga yg masih masuk akal (Hot Coffee Rp. 15.000, Coca Cola Rp. 10.000)

Ini videonya yg ane take pakai iPod HD:




Ane ketemu lagi bbrp video yg lebih bagus dari video bikinan ane:



Sumber LOUNGE KASKUS

Minggu, 11 Juli 2010

Mlaku-mlaku neng gunung Suwing Eh Gunung Sumbing

Mlaku-mlaku neng gunung sumbing bukan suwing

***
Rabu23 juni
seorang sahabat datang kerumah saia rosid namanya waktu itu aku baru pulang dari sukorejo mencari kios untuk usaha saia disana, sore jam 02 PM wib rosid mengajak saia daki ke gunung sumbing pada hari jum'at tanggal 25 juni 2010, dengan nada sedikit menolak tapi hati rasa ingin kesana berbelit-belit jawaban karena saia belum pernah daki kecuali hari itu tahun baru 2004 di medini bawah ungaran.

***
Malam jum'at ada rapat dirumahnya rosid namun saia tidak datang karena kesibukan yang kucari datang. jam 9 malam akhirnya saia kerumahnya dengan nada kecewa akhirnya pendakian diundur hari jum'at yang akan datang dikarenakan cuaca sedang tidak mendukung.

***
Tiba hari itu kamis 8 juli 2010 Rosid datang lagi kerumahku menanyakan kesiapanku waktu itu aku masih berkemas barang2ku untuk dibawa ke kios dan sedikit waktu dirumah, duduk sebentar sembari ngobrol sambil satu batang clas mild diakhiri dengan mengambil tas gunung di rumah rosid.

Jum'at pagi tak ada persiapan karena saia baru pertama ingin daki hanya pakaian dan satu dus sarimi pesanan rosid untuk kru. jam 03.00 aku menunggu kru di kios saia terminal sukorejo menunggu hujan dan akhirnya tiba jam 06.00 packing sebentar dan menuju basecame sumbing berhenti di bunderan sukorejo menikmati nasi kucing dengan nasi keras ndak enak dimakan namun karena perut sedikit keroncongan akhirnya nasi keras itu habis juga hanya sisa bungkusnya saja.
sampai di pintu masuk desa garung, terdapat palang besi bertuliskan “base camp sumbing 500meter”, sindoro terlihat gelap karena hari semakin malam, sedang sumbing berkabut. gunung kembar ini tidak pernah kompak agaknya. tim melakukan plotting, ngobrol-ngobrol ma temen-temen, cari info, ngopi, ngerokok, tidur

hawa nan dingin membuatku gatal dan kulit bengkak-bengkak aku juga tidak tau penyebabnya salah satu temen dari unisula kedokteran memeriksaku sembari berkata ( wah ki urung adus ===Teganya dirimu kisanak )


Inilah wajah-wajah yang barusan makan nasi kucing kecuali anak empat yang dari undip.

jam 5 pagi, sholat di masjid dengan air yang dingin, jam 7 mandi dan packing ngobrol di base camp sumbing sambil nungguin aji beli nasi bungkus di warung dekat pasar yang katanya murah, memang benar nasi telor sama tempe goreng ditambah teh hangat hanya lima ribu rupiah saja dan sekalian ngurus perijinan. kondisi basecamp sangat menyenangkan, luas, bersih, rapi. di depan base camp, ada tulisan besar, “Base Camp Gunung Sumbing”. setiap pendaki yang ingin melakukan pendakian harus melapor di sini. Alhamdulillah bengkak ku sudah sembuh. . . . .

Foto-foto sebentar sedikit narsis seperti pemain bola yang ingin bermain di lapangan hijau sambil membawa tas gunung masing-masing, meskipun keberangkatan belum akan dimulai.




Ini lagi setipen chow kata temen2 narsisnya minta ampiyun ....


Alamat base camp: kepala dusun garung, desa butuh, kecamatan kalikajar, kabupaten wonosobo.
jam 07,00, tim memulai pendakian. tim memutuskan lewat jalur baru, dari base camp jalan lurus terus, menyusuri kampung, ikuti plang, tiba di pertigaan belok kanan. nanti akan bertemu jembatan, lewat jembatan pertama, tapi jembatan kedua jangan dilewati, ambil jalan di sebelah kiri jembatan. setelah itu bertemu pertigaan, ambil lurus, ambil jalan yang sebelah kiri maksudnya. Bingung rak ....?

Untuk lebih jelas melihat gambar diatas klik view image

Perjalanan sangat lancar mendekati pedesaan bertemu empat temen dari undip dan melakukan perjalanan bersama.
mulai masuk ladang, jalan langsung nanjak abis….vegetasi ladang terbuka, Tapi tidak licin karena tak ada hujan. sampai pos 1, bosweissen. nampak air terjun di sebelah kiri, indah sekali tralala..trilili.. air terjunnya kering wkakwakwkakwkakwkaw
keadaan masih lancar, jalur mulai menyempit, penuh semak, namun cukup jelas, tidak banyak persimpangan.
Sampai pos 2 tim mulai beristirahat dan memasak sarimi dengan penutup sepotong apel, yang sholat mempersiapkan sholat yang tidak menunggu yang sholat.
Setelah pos 2, jalur mulai menggila..tanjakan tanpa toleransi, jalur yang licin dan berbatu, dan hari yang mulai gelap. Beberapa orang anggota tim sempat terpeleset dan terperosok, termasuk saia.


Hari mulai gelap di bawah batu kotak salah satu dari tim mendadak sakit pertolongan sangat dibutuhkan saat itu tidur di jalan yang terjal nan suram dengan angin yang besar dan dingin, ketakutan itu mulai tampak pada wajah saia yang baru pertama kali mendaki tangan mulai bergetar dan angin yang mulai membesar dibawalah manusia yang sakit itu ke tenda yang baru saja didirikan persis di jalan bonus setelah pasar batu. tim terpecah menjadi dua 5 anak di batu kotak dan 10 anak berhenti disitu manjaga temen yang sakit.
Melihat kondisi yang ada, tim yang saia ikuti memutuskan untuk berhenti disitu, dan membuka tenda, alias ngecamp, di sebuah tempat yang cukup terbuka dan berangin, bukan tempat yang ideal untuk bermalam sepertinya. sedangkan tim satu ngecam di batu kotak.
Angin sangat besar disertai dingin yang menusuk tulang dan tenda yang harus cepat berdiri setelah tenda berdiri kami bertiga langsung masuk dan memakai pakaian yang ada meskipun 5 sekaligus ditambah sarung mmmmmmmm dingin banget.
jam 01 angin belum juga reda di dalam tenda terlihat sebuah kilat terbangun dari tidur yang tak nyenyak kami kira akan turun hujan dan bergegas membuka jendela tenda ternyata rembulan bersinar terang dan bintang-bintang bertebaran kami melanjutkan tidur kembali.
kata orang, setelah angin reda, langit akan mempertontonkan pertunjukkan terbaiknya. dan benar saja, malam itu jam 03.00 langit jadi sedemikian indahnya, jutaan bintang, bulan yang bercincin, dipadukan dengan cahaya lampu kota wonosobo, salam satu malam terindah yang pernah saia temui. tim masih bercanda ria dengan kentutnya yang besar atau dengan hangatnya pegangan anunya sendiri2, ketawa-ketiwi, saling membantu membuat air hangat, hahaha..senangnya rasa hati..damainya malam ini..indahnya persahabatan ini.. setelah api mulai padam kami melanjutkan tidur kembali saat itu kembali tidurku yang tak nyenyak terbangun aku melihat keatas tenda ada sedikit sinar setelah keluar masya allaaaaaaah keindahan allah di perlihatkan lagi sunrise di bawah batu kotak.


Aku mengira allah tidak akan memperlihatkan keindahannya kepadaku hari itu dan ternyata aku salah justru keindahan itu ada di setiap keliling gunung sumbing.
Mentari mulai beranjak ke atas kabut mulai turun namun hanya sebentar, tim mulai berkumpul kembali hati menjadi senang karena sudah tidak ada yang sakit.

Inilah peci kaji gunung sindoro kata orang negeri diatas awan "emang ada ya ...?"




Setelah tim pada kumpul kami packing dan mulai turun.


Dua sejoli Sindoro dilihat dari sumbing