Tampilkan postingan dengan label Anak SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak SMA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juli 2012

Carmall.com: Tempat Tepat Beli Mobil Baru untuk Anak SMA

Anak SMA memiliki segudang cerita yang tidak habis-habisnya. Mulai dari kisah cinta anak SMA, kisah kasihnya di sekolah, kisah anak SMA yang suka tawuran, anak SMA yang suka trek-trekkan dan juga anak SMA dengan segudang prestasinya. Masa SMA memang masa yang kompleks. Masa di mana saat anak mulai belajar menjadi dewasa, tapi secara emosional masih belum stabil. Emosi yang kadang masih meledak-ledak, sehingga perlu diarahkan dengan bijak oleh orangtua dan guru, serta pihak yang terkait.
Anak SMA membawa kendaraan bermotor sebenarnya belum diijinkan secara hukum, namun kebutuhan mereka untuk bergerak secara dinamis menyebabkan mereka harus menggunakan kendaraan bermotor tersebut. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Komite Sekolah di salah satu SMK N di Surabaya yang diikuti oleh penulis pada saat sosialisasi wali murid dan siswa baru, bahwa kendaraan bermotor, terutama sepeda motor merupakan sarana yang fleksibel bagi para siswa untuk berangkat dan pulang ke sekolah. Hal ini karena ketika mereka harus naik angkutan kota maka besarnya biaya yang harus dikeluarkan akan lebih besar jika dibandingkan dengan ketika naik kendaraan sendiri. Terutama bagi siswa yang rumahnya jauh dari sekolah.
Hal ini juga terkait dengan waktu. Jika para siswa tersebut harus naik angkutan kota, maka untuk pulang dan pergi saja minimal sudah dua kali naik angkutan kota. Belum lagi waktu ngetem dan waktu di dalam mobil angkutan kota yang harus sekali-sekali berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Apalagi bagi yang harus naik angkutan dua sampai tiga kali hanya untuk berangkat, karena tidak ada jalur langsung yang lewat di rumah dan sekolah. Akhirnya, sekolah pun secara bijak memberi kelonggaran kepada para siswa untuk mengendarai kendaraan bermotor sendiri, meskipun secara hukum mereka belum mendapat ijin. Dalam hal ini, syarat yang harus dipenuhi adalah bahwa para siswa tersebut harus melengkapi kendaraannya dengan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan kondisi kendaraan harus normal (tidak ada modifikasi yang aneh-aneh).
Pada saat awal masuk kelas satu SMA/SMK, anak-anak memang biasanya masih bersedia menggunakan sepeda motor, atau jika menggunakan mobil mereka masih bersedia diantar dan dijemput. Namun pada bulan-bulan berikutnya, sebagaimana karakter anak SMA yang ingin dianggap sebagai anak dewasa, bukan anak mama, maka anak-anak ini akan mulai minta kendaraan yang dianggapnya akan membawa mereka pada posisi sebagai remaja dewasa. Anak-anak yang mulanya bersedia diantar jemput, akan mulai ingin terlihat mandiri dengan membawa kendaraan sendiri, baik sepeda motor maupun mobil.
Bagi orangtua sendiri, saat memilihkan kendaraan bermotor, maka orangtua harus memilihkannya pada kendaraan bermotor keluaran ternaru, karena kendaraan bermotor keluaran lama tidak cocok dengan semangat dan emosi anak muda. Orangtua harus piawai dalam memilih kendaraan bermotor untuk anak-anaknya.
Dalam hal memilih mobil, orang tua harus tanggap dan hati-hati saat memilih mobil baru ataupun bekas. Jika ingin beli mobil baru, maka orangtua tidak boleh hanya mempertimbangkan harga yang terjangkau, dan anak juga tidak boleh hanya mempertimbangkan desain mobil. Banyak hal yang harus dipertimbangkan saat memilih mobil baru maupun mobil bekas, selain harga yang terjangkau dan desain yang bagus, pertimbangan lainnya adalah bahwa mobil tersebut harus efisien dari segi bahan bakar, aman untuk dikendarai para anak SMA yang masih pemula, serta mobil tersebut juga harus tangguh. Mobil yang dipilih boleh saja jenis sedan, SUV, maupun MPV. Yang penting adalah bahwa mobil tersebut harus memiliki kinerja yang baik, tidak rentan kecelakaan seperti terguling, dan mampu menyerap benturan saat kecelakaan.
Agar leluasa memilih mobil baru yang tepat dan sesuai dengan keinginan baik anak maupun orangtua, serta memenuhi kriteria keamanan, maka orangtua dan anak bisa bersama-sama memilih dan membeli mobil baru melalui Carmall.com. Toko online ini merupakan tempat cari mobil baru praktis yang menyediakan ragam harga mobil baru, sehingga orangtua bisa leluasa memilih dan memilah mobil baru yang sesuai dengan keinginan mereka. Orangtua bisa merasa nyaman mendapatkan mobil dengan harga terjangkau dan irit, serta aman, sedangkan anak bisa memilih mbil yang memiliki desain sesuai selera.
So, para orangtua, jangan sembarangan memilih tempat beli mobil baru, yuuuuk, kita cari mobil baru yang praktis dan nyaman di Carmall.com.

Kamis, 19 Juli 2012

Anak SMA dalam Google Search Engine: One of My Reasons for this Blog

Prihatin dengan keberadaan keywords Anak SMA atau Cerita Anak SMA atau Kisah Anak SMA atau SMA mendorong saya untuk membuka blog baru dengan bahasa Indonesia. Selama ini saya senang ngeblog dengan menggunakan bahasa Inggris, karena bahasa tersebut lebih banyak dikuasai oleh masyarakat di dunia. Dengan menggunakan bahasa Inggris maka blog akan bisa dibaca dari orang yang tinggal di wilayah mana saja. Dan ini akan memudahkan kita untuk saling share informasi.
Oleh karena itu, ketika saya mendengar dan melihat isu keyword tersebut maka saya juga tergerak untuk membuka blog baru dengan bahasa Indonesia.
Saya menggunakan Channel Coco dari kata cocoa yang artinya cokelat, atau bisa juga coconut yang artinya kelapa.
Cocoa atau kakao merupakan tanaman yang bisa menghasilkan buah yang bisa membantu kita relaks dan juga simbol persahabatan.
Sedang coconut artinya adalah kelapa yang memiliki manfaat beragam buat manusia.
Nah, di awal tulisan mungkin akan banyak menuliskan kata Anak SMA dan teman-temannya, tapi untuk selanjutnya, blog ini akan menjadi wahana bagi waya untuk berbagi dalam bahasa Indonesia.
Yang pasti, Ngeblog itu menyenangkan.....

Rabu, 18 Juli 2012

Tantangan Pendidik Saat Anak Memasuki Masa SMA

Memasuki masa SMA adalah hal yang membuat anak merasa telah dewasa. Jika masa SMP yang lazim disebut sebut anak biru putih, dan dianggap sebagai anak yang belum dewasa, maka ketika anak memasuki masa SMA, anak mulai ingin dianggap sebagai anak dewasa dan diperlakukan sebagai orang dewasa. Adanya keinginan ini menjadikan orangtua dan guru, sebagai pendidik, harus mampu memenuhi kebutuhan si anak. 
Memenuhi kebutuhan di sini bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga memenuhi kebutuhan anak untuk menjalankan tugas perkembangan anak yang telah memasuki rentang kehidupan remaja madya. Sebagaimana diketahui bersama, sebagai individu yang tumbuh dan berkembang dalam rentang kehidupan remaja madya, maka dalam diri anak SMA akan tumbuh kebutuhan akan adanya teman yang dapat memahami dan menolongnya, teman yang dapat turut merasakan suka dan dukanya. Oleh karena itu, pada masa ini pula anak mulai berminat untuk berpacaran dan melakukan eksplorasi identitas yang seringkali lebih nyata dibandingkan ketika masih di level SMP (masa remaja awal). 
Selain itu, pada masa ini, anak SMA juga mencari sesuatu yang dapat dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja-puja. Secara remang-remang, anak SMA akan mulai menunjukkan adanya minat pada karir. 
Adanya tugas perkembangan anak SMA tersebut membuat orangtua yang memiliki anak seusia tersebut harus memahami bagaimana mengakomodir tugas perkembangan tersebut agar bisa dijalankan dengan baik oleh si anak. Sementara itu, guru, sebagai sosok pendidik di sekolah juga harus memahami tugas perkembangan tersebut. Guru dalam hal ini tidak hanya menyampaikan materi akademis, tapi juga harus mampu merasionalisasi materi yang disampaikan dengan fakta di lapangan. 
Rasionalisasi materi akademis dengan fakta di lapangan ini diperlukan, karena pada masa ini, dalam diri anak SMA mengalami perubahan-perubahan yang berlangsung secara terus menerus dan ditandai oleh adanya perubahan dalam aspek biologis, emosional, kognitif, psikologis, sosial, serta moral dan spiritual (Geldard & Geldard, dikutip oleh Zahra, dalam jurnalnya yang berjudul Lingkungan Keluarga dan Peluang Munculnya Masalah Remaja, Jurnal Provitae, 2, 2005, pp. 11-22). 
  1. Perubahan biologis meliputi perubahan fisiologis, perubahan hormon, dan perilaku seksual. 
  2. Perubahan emosional yang merupakan akibat adanya perubahan biologis dan perubahan hormone seksual. 
  3. Perubahan kognitif meliputi peningkatan kemampuan berpikir abstrak, kecenderungan egosentris untuk menjadi pusat perhatian, dan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. 
  4. Perubahan psikologis meliputi pembentukan identitas baru, perubahan fungsi identitas diri, awal proses individuasi, pemahaman pengalaman baru dalam hidup, penghayatan etnis, dan upaya penyesuaian diri. 
  5. Perubahan sosial mencakup upaya pemenuhan peran sosial, pemenuhan harapan orang tua dan teman sebaya, serta usaha menjalani peran remaja sesuai dengan lingkungannya. 
  6. Perubahan moral dan spiritual yang biasanya muncul dorongan untuk mulai berafiliasi dengan kepercayaan tertentu. 
Perubahan pada keenam aspek tersebut ada dalam diri anak SMA dan saling mendukung dalam pengembangan potensi anak. Perubahan-perubahan tersebut harus diakomodasi oleh pendidik, baik pendidik di rumah, yaitu orangtua, dan pendidik di sekolah, yaitu guru. Keseimbangan dalam memfasilitasi perubahan enam aspek tersebut akan membantu anak SMA untuk melalui seluruh tugas perkembangannya tersebut, sehingga anak SMA akan tumbuh dan berkembang secara optimal dan akhirnya tumbuh sebagai sosok yang dewasa, tangguh, berprestasi, berkarakter, dan bertanggung jawab. Penyeimbangan perubahan ini memerlukan strategi yang tepat yang harus dipahami oleh orangtua dan guru, di mana kedua pihak harus saling mendukung dan bekerjasama agar proses penyeimbangan di lingkungan rumah dan sekolah berjalan beriringan. Seiring dan selarasnya jalan kedua pihak ini diperlukan agar anak-anak tidak melihat adanya gap yang terlalu jauh di antara keduanya. 

Selasa, 17 Juli 2012

Cerita Anak SMA: Bersama Meraih Asa

Masa SMA meupakan masa yang tidak terlupakan. Masa indah yang dijalani anak SMA akan serasa indah untuk dikenang. Masa di mana individu merajut harapan bersama-sama kawan sebaya. Merajut harapan dalam cita dan cinta. Pada masa ini ada pasangan yang memadu janji untuk menggapai asa bersama. Melangkah bersama, dan beraktivitas bersama. Kisah kasih anak SMA tidak hanya untuk menjalin kasih semata, tapi merajut asa untuk menjalani kehidupan yang penuh prestasi. Karena masa itu tidak berhenti pada saat kelulusan digapai, tapi dilanjutkan dengan melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Karena itu, pada masa ini, tidak lepas-lepasnya anak SMA akan saling berdoa mengharap agar asa dan cita, serta cinta mereka tergapai... bersama-sama... hingga akhir masa....

Senin, 16 Juli 2012

Cerita Anak SMA: Berprestasi itu Menyenangkan

Berprestasi itu menyenangkan lo, ini salah satu kisah Putri, seorang anak SMA dari Surabaya yang menjadi perwakilan anak sma untuk belajar di Xieman, China. Hebat kan. Selain menjadi terkenal di dalam negeri, juga bisa jalan-jalan ke luar negeri GRATIS, dapat uang saku lagi..... layak untuk dibanggakan kan. Dan... yang terpenting adalah dengan jadi perwakilan pelajar ke negara lain, maka kita akan dapat lebih banyak pengalaman yang tidak bisa kita peroleh di dalam negeri. Bukan hanya putri lo, anak SMA yang bisa tersenyum manis atas prestasinya, ada lagi kisah anak SMA yang memiliki cerita indah karena prestasinya. Kisah anak SMA ini diawali dari kesukaannya menulis, nah, akhirnya selulusnya dari SMA, si anak SMA ini berhasil menyelesaikan novelnya yang berjudul Akatsuki yang diterbitkan oleh PT Mizan Bandung. Selain pengalaman berharga bisa berhadapan dengan banyak orang dewasa, si anak SMA ini juga bisa jalan-jalan gratis lo untuk undangan bedah buku maupun peluncuran buku di toko-toko buku, naik pesawat lagi hehehehe..... dan ternyata, karya salah satu alumni SMA di Surabaya yang menggunakan nama pena Miyazaki Ichigo ini pun dicetak ulang- dan dicetak ulang lagi karena ternyata novelnya banyak diminati para remaja.... nah lo, jadi idola kan jadinya....bukan hanya idola remaja, tapi idola para orang tua heee dan masyarakat tentunya. ternyata anak SMA pun mampu menorehkan kisah atau cerita yang menyenangkan ya... dan bagi anak SMA, torehkanlah cerita SMA yang menyenangkan melalui prestasi, karena berprestasi itu ternyata menyenangkan ya .... :)

Img: AntaraFoto

Minggu, 15 Juli 2012

Cerita Anak SMA: Masa Indah untuk Berprestasi

Masa SMA merupakan masa yang paling tidak bisa dilupakan begitu saja. Pada masa SMA, individu telah memasuki masa remaja akhir yang jika mampu melampaui tugas perkembangannya dengan baik maka remaja SMA ini akan melangkah ke tugas perkembangan dewasa awalnya. Pada masa ini, anak SMA akan berpacu meraih puncak prestasi, baik prestasi akademis, sosial, spiritual, dan moral. Banyak anak setingkat SMA dewasa ini yang mampu meraih prestasinya hingga lintas negara, seperti Australia, Italia, Perancis, Korea, dan Jepang. Dalam pertemuan antara guru, wali murid, dan komite sekolah dalam sosialisasi murid baru di sebuah SMK Negeri di Surabaya, digambarkan betapa kalangan anak-anak SMA kini telah mampu menunjukkan prestasinya sampai ke lintas negara. Beberapa siswa SMA dan SMK memperoleh beasiswa untuk mengikuti pendidikan Lintas Budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya. Memang, tidak semuanya anak SMA mampu meraih prestasi gemilang seperti itu, namun adanya prestasi-prestasi yang ditampilkan oleh anak-anak SMA dan SMK itu menjadi pemacu bagi para orangtua, guru, dan pihak tokoh masyarakat untuk membina dan mengembangkan potensi, bakat, dan minat para siswa SMA dan SMK agar mereka mampu meraih cita-cita demi kemajuan bangsa Indonesia dan dunia pada umumnya.