Jumat, 07 Oktober 2011

Antara Betoro Wanito dan ketiga Arjuna

***
    Sebelumnya saya mohon maaf kalau bulan-bulan terakhir saya tidak posting blog... ya dikarenakan banyak hutang yang belum saya bayar jadi saya ngebut nyari uang ( wkakwkakwk maklum sudah tua ).
oh iya sebelumnya Assalamualaikum wr.wb dan sesudahnya Wa'alaikum salam Wr.Wb 

***
    Setelah sekian lama aku absen dari dunia blog kalian pasti lupa dengan wajahku yang ganteng ini... bagi yang masih ingat ya syukurlah berarti masih diberi kesehatan mata ....
bagi yang sudah lupa ni dibawah ini adalah wajahku gantengku terupdate dan teraktual sensual dan seksi ( bukan seksi konsumsi ) :

***
Jangan pada iri yah ... itu pacar ku yang baru he he he he he ( ngarep dikit ) 
oooh iya saya mau cerita jadi lupa gara2 ngomongin cewek ekspor.... eh tau gag foto itu aku posting di fb banyak komentya loh ternyata, ada yang bilang antara siang dan malam ada yang bilang antara sipungut dan si bulan dll yang bikin hatiku ini terpana eh terpanah, tapi aku sih cuek aja wong yang di foto aja tenang-tenang saja yang ngeliat kok banyak bacot yah ... wkakwkakwkawkakwk
***
Ngomong - ngomong soal cerita aku sedikit mau cerita nih cerita ini saya beri judul "Antara Betoro Wanito dan ketiga Arjuna "  gitulah kiranya jangan dipikir kalau ndak mau kepalanya pusing dah yang penting di baca saja.

Singkat cerita begini lo temen-temen 

Setelah aku lulus D3 bukan (datang duduk dan diam namun itu ekstensi format sebuah perkuliahan.) dan  (kini sudah menjadi A.Md.(bukan ahli madang looh ) ... saya mencoba melanjutkan kembali transfer kuliah dan ingin mengambil S.Kom ( bukan sarjana Komedi ), Namun seiring berputarnya jam dinding perjalanan itu tidaklah mulus seperti konsep awal, disinilah terjadi tragedi betoro dua betoro membuat ketiga arjuna terlena akan konsep awal.

***
Mungkin temen-temen bingung apa betoro itu dan apa kaitanya dengan cerita ini, baik akan saya ceritakan sedikit kisah mengenai sebuah betoro.

**
Jaman dahulu kala ada peperangan di sebuah desa Desa arcopodo. 

   Desa itu diserang oleh Buto keblok yaitu buto yang sangat bodoh namun dia sangat kuat, karena kebodohannya sampai-sampai dia tidak mengerti apa itu otok owok. Buto itu besar, hitam, kukunya panjang, dan yang paling ngeri giginya ompong, dan yang paling menggelikan apabila orang menyentuhnya orang itu akan ketularan bodoh. hiiii atuuuuuut

     Dan pada saat itu ...........

    Kepala sukupun kebingungan banyak rumah-rumah dibakar banyak wanita dan anak-anak menjadi sasaran amuk dari buto keblok itu. dan saat itu lahir seorang bayi yang sangat istimewa dia adalah keturunan kepala suku.

Kepanikan kepala suku memuncak waktu itu takut kalau sang bayi akan dibawa oleh buto kebluk, akhirnya dititpkanlah sang bayi itu kepada seorang guru di sebuah desa yang tersembunyi di kaki gunung perahu.

Peperanganpun tidaklah berhenti meskipun tidak ramai namun masih ada teror-teror yang menghantui setiap warga desa, hingga menjadikan sang bayi yang sudah beranjak besar itu tidak diijinkan pulang oleh kepala suku. 

19 tahun kemudian anak itu menjadi dewasa hingga menjadi arjuna panutan dari yang menganut. suatu hari si arjuna ngomong sama gurunya perihal dia ingin membantu ayahnya yang sudah tua memerangi buto keblo,

Namun sang guru tidak mengijinkannya hingga sampai pada suatu saat gurunya akhirnya mengijinkannya, namun ada persyaratan yang harus ditempuh oleh arjuna untuk bisa mengalahkan buto kebluk. saat itulah titah guru dikeluarkan "

( bacanya seperti dalang men sip )

Yen sliramu amrih ngalahake buto kebluk , sliramu kudu njupuk pusoko arupo panah seng panah kui mau ono ing nagoro NUSWANTORO, 

ojo lali ngger anakku yen koe njupok arupi panah mau koe kudu njupuk anak'e panahe sisan, sliramu kudu ngerti ngger anakku  yen buto kebluk kui kalae mung  nganggo panah kui mau, 

buto kebluk orak bakal mati yen durung nancep anak panah ing jantunge, ugo buto kebluk kui mau ndueni ilmu kang iso nularke angkoro yen koe iso di cekel kaliyan buto kebluk. 

juku'en pusoko kui mau ngger anaku , tapi koe ojo lali yen anggone njupuk pusoko mau ora gampang koyo njupuk duit neng ATM ( anjungan tunai mandiri ) koe kudu iso ngalahake betoro papat. 

yoiku seng kaping pisan betoro wegah, yen koe kenang awune betoro wegah koe ora bakal iso njupuk pusoko kui mau, ugo yen koe orak iso ngalahaku betoro - betoro sak liyane mau yoiku seng kaping pindo Betoro Konco, Betoro Wanito, Lan Betoro Guru. 

yen koe iso ngalahake betoro mau ngger anakku insya Allah koe iso njupuk pusoko mau. Wes saiki ngger aku ora iso nyangoni opo-opo mung dongo mugo-mugo kelawan elmu semangat membara seng tak wehke marang koe, iso gawe gaman arikolo koe mbutuhake. wes ngger mangkato Rono 

"(diiringi musik gamelan berangkat  perang )"

Akhirnya dengan ilmu yang sudah dikuasainya arjunapun berangkat dari pengembaraanya yaitu mencari jalan menuju NAGORO NUSWANTORO. namun benar kata gurunya perjalananpun tidaklah segampang yang diperkirakan dan untuk melawan semua betoro itu tidaklah menggunakan ilmu kanuragan ataupun ilmu kekuatan namun yang digunakan untuk mengalahkannya adalah ilmu batin ilmu hati atau heart.

To be continued